<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7345853947022971198</id><updated>2011-11-27T17:25:07.566-08:00</updated><category term='Berita Foto'/><category term='Lamongan'/><category term='Galeri Video'/><category term='Persela'/><title type='text'>Jurnalis Lamongan</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>ekonik3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15141947812025666671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/SGtcp6fs9QI/AAAAAAAAAJw/i6DvYN15TP0/S220/13-11-05_0842.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>44</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7345853947022971198.post-2389159949075375038</id><published>2008-07-24T01:43:00.001-07:00</published><updated>2009-03-19T01:54:03.645-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lamongan'/><title type='text'>Embrio Baru Wadah Jurnalis Lamongan</title><content type='html'>Kebutuhan akan sebuah wadah ternyata sangat dirasakan oleh wartawan atau jurnalis, tak terkecuali wartawan Lamongan. Mencermati kondisi tersebut, maka wartawan Lamongan, yang kesemuanya adalah jurnalis elektronik yang bertugas di Lamongan, kemudian melahirkan sebuah embrio wadah Jurnalis Lamongan yang di dalamnya adalah Jurnalis-jurnalis elektronika (jurnalis tv, radio dan online) yang kami sebut dengan Jurnalis Elektronik Lamongan atau JEL. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;JEL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lahir dari omong di warung kopi yang ekmudian ditindaklanjuti untuk dijadikan sebuah embrio wadah bagi para jurnalis elektronik Lamongan untuk beraktualisasi. JEL lahir tepat pada pukul 12.00 sehari sebelum Pilgub Jatim, yaitu pada 22 Juli 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami berharap dengan JEL ini kami akan bisa lebih berkiprah di Lamongan dalam membangun sebuah jurnalisme yang mumpuni, baik bagi kami para jurnalis maupun bagi para pendengar pembaca ataupun pemirsa kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam rapat 22 Juli 2008 disepakati beberapa hal sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Nama embrio wadah Jurnalis Elektronik Lamongan tersebut disebut dengan JEL yang adalah kepanjangan dari Jurnalis Elektronik Lamongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * JEL memiliki susunan pengurus sebagai berikut, yaitu : Ketua: Abdul Wakhid Nurulyakin, Sekretaris : Rizal Pahlevi, Bendahara : Achmad Zainuri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Untuk bidang-bidang di JEL adalah sebagai berikut: Bidang Litbang dengan Koordinator Eko Sujarwo, Bidang Advokasi Komari Praja dan Bidang Pengabdian Masyarakat : Makrus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * JEL beranggotakan semua jurnalis elektronik yang bertugas di Lamongan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * JEL berupaya untuk meningkatkan kualitas para jurnalis anggotanya dan juga menularkan ilmunya ke masyarakat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah, embrio wadah baru para jurnalis ini dibuat. Semoga dengan embrio baru ini jurnalis Lamongan dan Lamongan menjadi semakin maju dan berkembang seiring perkembangan waktu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7345853947022971198-2389159949075375038?l=jurnalislamongan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/feeds/2389159949075375038/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7345853947022971198&amp;postID=2389159949075375038' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/2389159949075375038'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/2389159949075375038'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/2008/07/embrio-baru-wadah-jurnalis-lamongan_24.html' title='Embrio Baru Wadah Jurnalis Lamongan'/><author><name>ekonik3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15141947812025666671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/SGtcp6fs9QI/AAAAAAAAAJw/i6DvYN15TP0/S220/13-11-05_0842.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7345853947022971198.post-8934248797495358405</id><published>2008-07-24T01:43:00.000-07:00</published><updated>2009-01-20T22:35:19.116-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lamongan'/><title type='text'>Embrio Baru Wadah Jurnalis Lamongan</title><content type='html'>Kebutuhan akan sebuah wadah ternyata sangat dirasakan oleh wartawan atau jurnalis, tak terkecuali wartawan Lamongan. Mencermati kondisi tersebut, maka wartawan Lamongan, yang kesemuanya adalah jurnalis elektronik yang bertugas di Lamongan, kemudian melahirkan sebuah embrio wadah Jurnalis Lamongan yang di dalamnya adalah Jurnalis-jurnalis elektronika (jurnalis tv, radio dan online) yang kami sebut dengan &lt;strong&gt;Jurnalis Elektronik Lamongan&lt;/strong&gt; atau &lt;strong&gt;JEL.&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;JEL&lt;/strong&gt; lahir dari omong di warung kopi yang ekmudian ditindaklanjuti untuk dijadikan sebuah embrio wadah bagi para jurnalis elektronik Lamongan untuk beraktualisasi. &lt;strong&gt;JEL &lt;/strong&gt;lahir tepat pada pukul 12.00 sehari sebelum Pilgub Jatim, yaitu pada 22 Juli 2008.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kami berharap dengan &lt;strong&gt;JEL&lt;/strong&gt; ini kami akan bisa lebih berkiprah di Lamongan dalam membangun sebuah jurnalisme yang mumpuni, baik bagi kami para jurnalis maupun bagi para pendengar pembaca ataupun pemirsa kami.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dalam rapat 22 Juli 2008 disepakati beberapa hal sebagai berikut:&lt;br/&gt;&lt;ul&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Nama embrio wadah Jurnalis Elektronik Lamongan tersebut disebut dengan&lt;strong&gt; JEL&lt;/strong&gt; yang adalah kepanjangan dari Jurnalis Elektronik Lamongan.&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br/&gt;&lt;ul&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;JEL memiliki susunan pengurus sebagai berikut, yaitu : Ketua: Abdul Wakhid Nurulyakin, Sekretaris : Rizal Pahlevi, Bendahara : Achmad Zainuri&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;Untuk bidang-bidang di&lt;strong&gt; JEL&lt;/strong&gt; adalah sebagai berikut: Bidang Litbang  dengan Koordinator Eko Sujarwo, Bidang Advokasi Komari Praja dan Bidang Pengabdian Masyarakat : Makrus&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;&lt;strong&gt;JEL&lt;/strong&gt; beranggotakan semua jurnalis elektronik yang bertugas di Lamongan&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;	&lt;li&gt;&lt;strong&gt;JEL&lt;/strong&gt; berupaya untuk meningkatkan kualitas para jurnalis anggotanya dan juga menularkan ilmunya ke masyarakat&lt;/li&gt;&lt;br/&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br/&gt;Demikianlah, embrio wadah baru para jurnalis ini dibuat. Semoga dengan embrio baru ini jurnalis Lamongan dan Lamongan menjadi semakin maju dan berkembang seiring perkembangan waktu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7345853947022971198-8934248797495358405?l=jurnalislamongan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/feeds/8934248797495358405/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7345853947022971198&amp;postID=8934248797495358405' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/8934248797495358405'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/8934248797495358405'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/2008/07/embrio-baru-wadah-jurnalis-lamongan.html' title='Embrio Baru Wadah Jurnalis Lamongan'/><author><name>ekonik3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15141947812025666671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/SGtcp6fs9QI/AAAAAAAAAJw/i6DvYN15TP0/S220/13-11-05_0842.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7345853947022971198.post-8482252444967080482</id><published>2008-07-24T01:23:00.001-07:00</published><updated>2009-01-20T22:35:45.118-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lamongan'/><title type='text'>Mengkritisi Hubungan antara Wartawan dan Humas</title><content type='html'>MENARIK sekali posting di milis jurnalisme, sampai-sampai membuat saya harus membaginya di sini&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Selama ini, hubungan antara humas sebuah instansi atau perusahaan dan wartawan memang seperti tabu untuk dibahas. Seperti dalam posting itu, hubungan keduanya bersifat simbiosis mutualisme (saling menguntungkan). Namun sejauh mana sebaiknya kemesraan dibina?&lt;br/&gt;===========================================&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Hubungan Humas-Wartawan, Jangan Terlalu Mesra&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Oleh: S. SAHALA TUA SARAGIH&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;*HUBUNGAN* antara pejabat (praktisi) hubungan masyarakat (humas) dengan&lt;br/&gt;wartawan (biasa pula disebut pers), bagaikan hubungan dua orang teman atau&lt;br/&gt;mitra yang saling memerlukan. Hubungan kedua orang yang bermitra tersebut&lt;br/&gt;bersifat simbiosis mutualisme (saling membutuhkan). Hubungan mereka saling&lt;br/&gt;bergantung (interdependen). Mereka benar-benar saling membutuhkan. Dengan&lt;br/&gt;demikian, tak satu pihak pun yang boleh menganggap dirinya lebih tinggi dan&lt;br/&gt;penting daripada mitranya. Posisi kedua mitra tersebut setara (sama tinggi,&lt;br/&gt;sama rendah), namun peran atau fungsi, motif dan tujuan kegiatan&lt;br/&gt;masing-masing saling berbeda.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Humas di lingkungan lembaga pemerintahan daerah, baik lembaga eksekutif&lt;br/&gt;maupun legislatif (DPRD), bekerja atas nama dan untuk rakyat atau masyarakat&lt;br/&gt;daerah setempat. Mereka bekerja berdasarkan mandat masyarakat. Oleh karena&lt;br/&gt;itu, mereka yang bekerja di pemda dan DPRD wajib melaksanakan isi mandat&lt;br/&gt;masyarakat yang diembankan ke atas pundak mereka. Mereka wajib melayani dan&lt;br/&gt;memenuhi kebutuhan masyarakat atau membantu masyarakat dalam pemenuhan&lt;br/&gt;kebutuhan masyarakat yang niscaya sangat beragam.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Demikian pula halnya dengan wartawan. Mereka bekerja berdasarkan mandat&lt;br/&gt;masyarakat. Ada dua hal pokok isi mandat masyarakat yang diembankan kepada&lt;br/&gt;lembaga pers, yang diaktualisasikan wartawan, yakni hak tahu dan hak&lt;br/&gt;memberitahukan. Wartawan wajib mewujudkan isi kedua hak masyarakat tersebut.&lt;br/&gt;Nah, salah satu sumber atau narasumber yang sangat penting yang menjadi&lt;br/&gt;mitra kerja wartawan pastilah humas pemda dan humas DPRD. Untuk mewujudkan&lt;br/&gt;hak tahu masyarakat, wartawan harus tekun dan gigih mencari fakta-fakta&lt;br/&gt;(informasi) penting yang dibutuhkan masyarakat di daerah yang bersangkutan.&lt;br/&gt;Agar ini dapat diwujudkan wartawan, humas sebagai mitranya harus selalu siap&lt;br/&gt;menjawab pertanyaan dan memenuhi permintaan wartawan akan fakta-fakta&lt;br/&gt;penting yang berhubungan dengan kepentingan masyarakat daerah, yang pasti&lt;br/&gt;sangat beraneka.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ini berarti humas dan wartawan sesungguhnya sama, yakni sama-sama abdi&lt;br/&gt;(pelayan) masyarakat. Bedanya, humas yang umumnya berstatus PNS, pastilah&lt;br/&gt;digaji negara melalui lembaga pemerintahan, sedangkan wartawan yang umumnya&lt;br/&gt;berstatus pegawai swasta, pastilah digaji perusahaan di mana mereka bekerja.&lt;br/&gt;Meskipun status dan jenis instansinya berbeda, namun kedua mitra ini harus&lt;br/&gt;benar-benar mampu bekerja sama dengan baik dalam posisi dan sikap saling&lt;br/&gt;menghormati dan menghargai mitra masing-masing.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;*5 kiat penting *&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Nah, agar hubungan kemitraan ini dapat berjalan dengan baik dan tujuan&lt;br/&gt;mereka dapat diwujudkan secara optimal, yakni melayani dan memenuhi&lt;br/&gt;kebutuhan masyarakat dengan sebaik-baiknya, maka ada beberapa hal yang&lt;br/&gt;sangat penting dilakukan tiap pejabat atau praktisi humas di lingkungan&lt;br/&gt;pemda dan DPRD di Tanah Air.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pertama, hubungan humas dengan wartawan bersifat profesional. Selain&lt;br/&gt;melayani masyarakat, humas wajib melayani wartawan secara profesional. Humas&lt;br/&gt;jangan berhubungan terlalu mesra dengan wartawan. Kedua belah pihak,&lt;br/&gt;terutama masyarakat yang mereka layani, pasti rugi bila tak ada jarak yang&lt;br/&gt;pas antara humas dengan wartawan. Sebagai ilustrasi, dua sejoli yang saling&lt;br/&gt;merapatkan wajah (baca: berciuman) pastilah tak mampu melihat wajah&lt;br/&gt;pasangannya dengan cermat karena jarak pandangnya tidak pas. Mata&lt;br/&gt;tidak/kurang difungsikan, yang berfungsi hanya perasaan (emosi). Celakanya,&lt;br/&gt;bila suatu ketika personel humas berselisih atau bertengkar dengan mitra&lt;br/&gt;mesranya (wartawan). Maka akibat buruknya tak saja merugikan kedua belah&lt;br/&gt;pihak, tapi terutama merugikan masyarakat yang mereka layani, di samping&lt;br/&gt;niscaya merugikan lembaga masing-masing. Tanpa mengurangi hubungan mesra,&lt;br/&gt;humas harus senantiasa berinisiatif menjaga jarak yang pas dengan mitra&lt;br/&gt;sejajarnya (wartawan). Hubungan kedua belah pihak harus sehat, terhormat,&lt;br/&gt;dan bermartabat.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Di mata wartawan humas harus berwibawa, wibawa yang alamiah, bukan sok&lt;br/&gt;berwibawa atau wibawa yang dibuat-buat agar disegani wartawan. Humas yang&lt;br/&gt;profesional pastilah cerdas, berpengetahuan sangat luas (terpelajar),&lt;br/&gt;disiplin, dan benar-benar menguasai bidang pekerjaannya. Ia juga sanggup&lt;br/&gt;menganalisis dengan tajam tiap berita di media massa yang menyangkut daerah,&lt;br/&gt;instansi, dan para pejabat pemda/DPRD yang bersangkutan. Dengan demikian,&lt;br/&gt;humas mampu memberikan masukan yang baik terhadap para pengambil keputusan&lt;br/&gt;di instansi di mana ia bekerja. Humas yang benar-benar mampu bekerja secara&lt;br/&gt;profesional, termasuk menjaga jarak yang pas dengan mitranya, pastilah&lt;br/&gt;dhormati, disegani, dan dipercayai wartawan.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kedua, humas harus mengetahui seluk-beluk dunia wartawan atau jurnalisme,&lt;br/&gt;termasuk irama kerja wartawan di tiap jenis media massa serta fungsi media&lt;br/&gt;massa. Ini berarti humas mesti tahu nilai-nilai berita, tenggat waktu&lt;br/&gt;laporan wartawan, peta media massa baik di tingkat daerah maupun di tingkat&lt;br/&gt;nasional, Kode Etik Jurnalistik, Kode Etik (Pedoman Perilaku) Penyiaran,&lt;br/&gt;Undang-undang No. 40/1999 tentang Pers, Undang-undang No. 32/2002 tentang&lt;br/&gt;penyiaran, kekuasaan atau kekuatan media massa, visi dan missi media massa&lt;br/&gt;yang beredar/beroperasi di wilayahnya, dan sebagainya.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ketiga, humas juga harus/perlu memiliki kemampuan praktik jurnalisme, yakni&lt;br/&gt;meliput, wawancara, memotret, menulis berita langsung, berita khas (feature&lt;br/&gt;news), dan artikel opini. Selain memperkaya pengetahuan dan praktik melalui&lt;br/&gt;bacaan dan pelatihan jurnalisme, humas juga perlu sekali-sekali magang di&lt;br/&gt;media massa, terutama di media massa besar.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Keempat, humas harus mampu mengenal wartawan dan redaktur secara personal.&lt;br/&gt;Ini sangat penting, agar humas mampu berkomunikasi dengan efektif dengan&lt;br/&gt;mitranya. Humas harus tahu tingkat/jenis komunikasi yang lazim digunakan&lt;br/&gt;wartawan yang sedang berbicara dengannya. Sesuai latar belakang budaya&lt;br/&gt;daerah dan tingkat pendidikan, tiap wartawan pastilah memiliki gaya&lt;br/&gt;berkomunikasi masing-masing. Ada wartawan yang lazim menerapkan komunikasi&lt;br/&gt;konteks rendah (menyatakan sesuatu secara halus atau “berputar-putar”, tak&lt;br/&gt;langsung ke tujuan). Tapi ada pula wartawan yang biasa menerapkan komunikasi&lt;br/&gt;konteks tinggi (berbicara blak-blakan atau berterus terang, langsung ke&lt;br/&gt;tujuan). Humas harus mampu berbahasa dengan baik sesuai bahasa dan tingkat&lt;br/&gt;bahasa (abstraksi) wartawan yang sedang dihadapi. Humas perlu tahu pula&lt;br/&gt;riwayat hidup wartawan yang biasa atau rutin meliput di lingkungan kerja&lt;br/&gt;pemda dan DPRD, misalnya tanggal lahir/perkawinan. Humas juga perlu&lt;br/&gt;memerhatikan ulang tahun media massa yang beredar/beroperasi di daerahnya.&lt;br/&gt;Dengan demikian, humas dapat menjalin hubungan insani (human relations)&lt;br/&gt;secara efektif dengan mitranya.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kelima, humas jangan bersikap diskriminatif terhadap wartawan/media massa.&lt;br/&gt;Semua wartawan profesional (muda atau tua, kaya atau miskin, berpenampilan&lt;br/&gt;keren atau “kumuh”) dan media massa (besar atau kecil, lokal atau nasional,&lt;br/&gt;baru atau lama, partisan atau independen) harus diperlakukan dengan adil&lt;br/&gt;(tak ada “anak emas” dan “anak tiri”). Hal terpenting, humas wajib melayani&lt;br/&gt;hanya wartawan yang benar-benar wartawan. Humas tak perlu melayani, apalagi&lt;br/&gt;“memiara” wartawan “CNN” (cuma nanya-nanya) alias wartawan yang tak memiliki&lt;br/&gt;media massa. Yang dimaksud melayani di sini adalah memberikan fakta-fakta&lt;br/&gt;atau informasi penting yang dibutuhkan oleh khalayak media massa di mana&lt;br/&gt;wartawan yang bersangkutan bekerja. Ini berarti humas tak boleh merusak&lt;br/&gt;idealisme atau profesi wartawan dengan memberikan uang atau yang sejenisnya.&lt;br/&gt;Humas sama sekali tak berurusan dengan pemenuhan kesejahteraan wartawan. Ini&lt;br/&gt;adalah urusan pihak manajemen perusahaan media massa di mana wartawan itu&lt;br/&gt;bekerja.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Inilah kiat utama humas menghadapi wartawan (pers). Bila kelima hal pokok&lt;br/&gt;ini dapat diwujudkan dengan baik, niscaya humas sanggup bekerja secara&lt;br/&gt;efektif dan efisien dalam melayani masyarakat di wilayah Jabar. Selamat&lt;br/&gt;bekerja secara profesional! Tuhan memberkati Anda! *(penulis adalah dosen&lt;br/&gt;jurnalistik fikom unpad)***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7345853947022971198-8482252444967080482?l=jurnalislamongan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/feeds/8482252444967080482/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7345853947022971198&amp;postID=8482252444967080482' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/8482252444967080482'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/8482252444967080482'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/2008/07/mengkritisi-hubungan-antara-wartawan_24.html' title='Mengkritisi Hubungan antara Wartawan dan Humas'/><author><name>ekonik3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15141947812025666671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/SGtcp6fs9QI/AAAAAAAAAJw/i6DvYN15TP0/S220/13-11-05_0842.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7345853947022971198.post-971842354917490274</id><published>2008-07-24T01:23:00.000-07:00</published><updated>2009-01-20T22:35:19.101-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lamongan'/><title type='text'>Mengkritisi Hubungan antara Wartawan dan Humas</title><content type='html'>MENARIK sekali posting di milis jurnalisme, sampai-sampai membuat saya harus membaginya di sini&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Selama ini, hubungan antara humas sebuah instansi atau perusahaan dan wartawan memang seperti tabu untuk dibahas. Seperti dalam posting itu, hubungan keduanya bersifat simbiosis mutualisme (saling menguntungkan). Namun sejauh mana sebaiknya kemesraan dibina?&lt;br/&gt;===========================================&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Hubungan Humas-Wartawan, Jangan Terlalu Mesra&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Oleh: S. SAHALA TUA SARAGIH&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;*HUBUNGAN* antara pejabat (praktisi) hubungan masyarakat (humas) dengan&lt;br/&gt;wartawan (biasa pula disebut pers), bagaikan hubungan dua orang teman atau&lt;br/&gt;mitra yang saling memerlukan. Hubungan kedua orang yang bermitra tersebut&lt;br/&gt;bersifat simbiosis mutualisme (saling membutuhkan). Hubungan mereka saling&lt;br/&gt;bergantung (interdependen). Mereka benar-benar saling membutuhkan. Dengan&lt;br/&gt;demikian, tak satu pihak pun yang boleh menganggap dirinya lebih tinggi dan&lt;br/&gt;penting daripada mitranya. Posisi kedua mitra tersebut setara (sama tinggi,&lt;br/&gt;sama rendah), namun peran atau fungsi, motif dan tujuan kegiatan&lt;br/&gt;masing-masing saling berbeda.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Humas di lingkungan lembaga pemerintahan daerah, baik lembaga eksekutif&lt;br/&gt;maupun legislatif (DPRD), bekerja atas nama dan untuk rakyat atau masyarakat&lt;br/&gt;daerah setempat. Mereka bekerja berdasarkan mandat masyarakat. Oleh karena&lt;br/&gt;itu, mereka yang bekerja di pemda dan DPRD wajib melaksanakan isi mandat&lt;br/&gt;masyarakat yang diembankan ke atas pundak mereka. Mereka wajib melayani dan&lt;br/&gt;memenuhi kebutuhan masyarakat atau membantu masyarakat dalam pemenuhan&lt;br/&gt;kebutuhan masyarakat yang niscaya sangat beragam.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Demikian pula halnya dengan wartawan. Mereka bekerja berdasarkan mandat&lt;br/&gt;masyarakat. Ada dua hal pokok isi mandat masyarakat yang diembankan kepada&lt;br/&gt;lembaga pers, yang diaktualisasikan wartawan, yakni hak tahu dan hak&lt;br/&gt;memberitahukan. Wartawan wajib mewujudkan isi kedua hak masyarakat tersebut.&lt;br/&gt;Nah, salah satu sumber atau narasumber yang sangat penting yang menjadi&lt;br/&gt;mitra kerja wartawan pastilah humas pemda dan humas DPRD. Untuk mewujudkan&lt;br/&gt;hak tahu masyarakat, wartawan harus tekun dan gigih mencari fakta-fakta&lt;br/&gt;(informasi) penting yang dibutuhkan masyarakat di daerah yang bersangkutan.&lt;br/&gt;Agar ini dapat diwujudkan wartawan, humas sebagai mitranya harus selalu siap&lt;br/&gt;menjawab pertanyaan dan memenuhi permintaan wartawan akan fakta-fakta&lt;br/&gt;penting yang berhubungan dengan kepentingan masyarakat daerah, yang pasti&lt;br/&gt;sangat beraneka.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ini berarti humas dan wartawan sesungguhnya sama, yakni sama-sama abdi&lt;br/&gt;(pelayan) masyarakat. Bedanya, humas yang umumnya berstatus PNS, pastilah&lt;br/&gt;digaji negara melalui lembaga pemerintahan, sedangkan wartawan yang umumnya&lt;br/&gt;berstatus pegawai swasta, pastilah digaji perusahaan di mana mereka bekerja.&lt;br/&gt;Meskipun status dan jenis instansinya berbeda, namun kedua mitra ini harus&lt;br/&gt;benar-benar mampu bekerja sama dengan baik dalam posisi dan sikap saling&lt;br/&gt;menghormati dan menghargai mitra masing-masing.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;*5 kiat penting *&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Nah, agar hubungan kemitraan ini dapat berjalan dengan baik dan tujuan&lt;br/&gt;mereka dapat diwujudkan secara optimal, yakni melayani dan memenuhi&lt;br/&gt;kebutuhan masyarakat dengan sebaik-baiknya, maka ada beberapa hal yang&lt;br/&gt;sangat penting dilakukan tiap pejabat atau praktisi humas di lingkungan&lt;br/&gt;pemda dan DPRD di Tanah Air.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pertama, hubungan humas dengan wartawan bersifat profesional. Selain&lt;br/&gt;melayani masyarakat, humas wajib melayani wartawan secara profesional. Humas&lt;br/&gt;jangan berhubungan terlalu mesra dengan wartawan. Kedua belah pihak,&lt;br/&gt;terutama masyarakat yang mereka layani, pasti rugi bila tak ada jarak yang&lt;br/&gt;pas antara humas dengan wartawan. Sebagai ilustrasi, dua sejoli yang saling&lt;br/&gt;merapatkan wajah (baca: berciuman) pastilah tak mampu melihat wajah&lt;br/&gt;pasangannya dengan cermat karena jarak pandangnya tidak pas. Mata&lt;br/&gt;tidak/kurang difungsikan, yang berfungsi hanya perasaan (emosi). Celakanya,&lt;br/&gt;bila suatu ketika personel humas berselisih atau bertengkar dengan mitra&lt;br/&gt;mesranya (wartawan). Maka akibat buruknya tak saja merugikan kedua belah&lt;br/&gt;pihak, tapi terutama merugikan masyarakat yang mereka layani, di samping&lt;br/&gt;niscaya merugikan lembaga masing-masing. Tanpa mengurangi hubungan mesra,&lt;br/&gt;humas harus senantiasa berinisiatif menjaga jarak yang pas dengan mitra&lt;br/&gt;sejajarnya (wartawan). Hubungan kedua belah pihak harus sehat, terhormat,&lt;br/&gt;dan bermartabat.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Di mata wartawan humas harus berwibawa, wibawa yang alamiah, bukan sok&lt;br/&gt;berwibawa atau wibawa yang dibuat-buat agar disegani wartawan. Humas yang&lt;br/&gt;profesional pastilah cerdas, berpengetahuan sangat luas (terpelajar),&lt;br/&gt;disiplin, dan benar-benar menguasai bidang pekerjaannya. Ia juga sanggup&lt;br/&gt;menganalisis dengan tajam tiap berita di media massa yang menyangkut daerah,&lt;br/&gt;instansi, dan para pejabat pemda/DPRD yang bersangkutan. Dengan demikian,&lt;br/&gt;humas mampu memberikan masukan yang baik terhadap para pengambil keputusan&lt;br/&gt;di instansi di mana ia bekerja. Humas yang benar-benar mampu bekerja secara&lt;br/&gt;profesional, termasuk menjaga jarak yang pas dengan mitranya, pastilah&lt;br/&gt;dhormati, disegani, dan dipercayai wartawan.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kedua, humas harus mengetahui seluk-beluk dunia wartawan atau jurnalisme,&lt;br/&gt;termasuk irama kerja wartawan di tiap jenis media massa serta fungsi media&lt;br/&gt;massa. Ini berarti humas mesti tahu nilai-nilai berita, tenggat waktu&lt;br/&gt;laporan wartawan, peta media massa baik di tingkat daerah maupun di tingkat&lt;br/&gt;nasional, Kode Etik Jurnalistik, Kode Etik (Pedoman Perilaku) Penyiaran,&lt;br/&gt;Undang-undang No. 40/1999 tentang Pers, Undang-undang No. 32/2002 tentang&lt;br/&gt;penyiaran, kekuasaan atau kekuatan media massa, visi dan missi media massa&lt;br/&gt;yang beredar/beroperasi di wilayahnya, dan sebagainya.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ketiga, humas juga harus/perlu memiliki kemampuan praktik jurnalisme, yakni&lt;br/&gt;meliput, wawancara, memotret, menulis berita langsung, berita khas (feature&lt;br/&gt;news), dan artikel opini. Selain memperkaya pengetahuan dan praktik melalui&lt;br/&gt;bacaan dan pelatihan jurnalisme, humas juga perlu sekali-sekali magang di&lt;br/&gt;media massa, terutama di media massa besar.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Keempat, humas harus mampu mengenal wartawan dan redaktur secara personal.&lt;br/&gt;Ini sangat penting, agar humas mampu berkomunikasi dengan efektif dengan&lt;br/&gt;mitranya. Humas harus tahu tingkat/jenis komunikasi yang lazim digunakan&lt;br/&gt;wartawan yang sedang berbicara dengannya. Sesuai latar belakang budaya&lt;br/&gt;daerah dan tingkat pendidikan, tiap wartawan pastilah memiliki gaya&lt;br/&gt;berkomunikasi masing-masing. Ada wartawan yang lazim menerapkan komunikasi&lt;br/&gt;konteks rendah (menyatakan sesuatu secara halus atau “berputar-putar”, tak&lt;br/&gt;langsung ke tujuan). Tapi ada pula wartawan yang biasa menerapkan komunikasi&lt;br/&gt;konteks tinggi (berbicara blak-blakan atau berterus terang, langsung ke&lt;br/&gt;tujuan). Humas harus mampu berbahasa dengan baik sesuai bahasa dan tingkat&lt;br/&gt;bahasa (abstraksi) wartawan yang sedang dihadapi. Humas perlu tahu pula&lt;br/&gt;riwayat hidup wartawan yang biasa atau rutin meliput di lingkungan kerja&lt;br/&gt;pemda dan DPRD, misalnya tanggal lahir/perkawinan. Humas juga perlu&lt;br/&gt;memerhatikan ulang tahun media massa yang beredar/beroperasi di daerahnya.&lt;br/&gt;Dengan demikian, humas dapat menjalin hubungan insani (human relations)&lt;br/&gt;secara efektif dengan mitranya.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kelima, humas jangan bersikap diskriminatif terhadap wartawan/media massa.&lt;br/&gt;Semua wartawan profesional (muda atau tua, kaya atau miskin, berpenampilan&lt;br/&gt;keren atau “kumuh”) dan media massa (besar atau kecil, lokal atau nasional,&lt;br/&gt;baru atau lama, partisan atau independen) harus diperlakukan dengan adil&lt;br/&gt;(tak ada “anak emas” dan “anak tiri”). Hal terpenting, humas wajib melayani&lt;br/&gt;hanya wartawan yang benar-benar wartawan. Humas tak perlu melayani, apalagi&lt;br/&gt;“memiara” wartawan “CNN” (cuma nanya-nanya) alias wartawan yang tak memiliki&lt;br/&gt;media massa. Yang dimaksud melayani di sini adalah memberikan fakta-fakta&lt;br/&gt;atau informasi penting yang dibutuhkan oleh khalayak media massa di mana&lt;br/&gt;wartawan yang bersangkutan bekerja. Ini berarti humas tak boleh merusak&lt;br/&gt;idealisme atau profesi wartawan dengan memberikan uang atau yang sejenisnya.&lt;br/&gt;Humas sama sekali tak berurusan dengan pemenuhan kesejahteraan wartawan. Ini&lt;br/&gt;adalah urusan pihak manajemen perusahaan media massa di mana wartawan itu&lt;br/&gt;bekerja.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Inilah kiat utama humas menghadapi wartawan (pers). Bila kelima hal pokok&lt;br/&gt;ini dapat diwujudkan dengan baik, niscaya humas sanggup bekerja secara&lt;br/&gt;efektif dan efisien dalam melayani masyarakat di wilayah Jabar. Selamat&lt;br/&gt;bekerja secara profesional! Tuhan memberkati Anda! *(penulis adalah dosen&lt;br/&gt;jurnalistik fikom unpad)***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7345853947022971198-971842354917490274?l=jurnalislamongan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/feeds/971842354917490274/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7345853947022971198&amp;postID=971842354917490274' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/971842354917490274'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/971842354917490274'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/2008/07/mengkritisi-hubungan-antara-wartawan.html' title='Mengkritisi Hubungan antara Wartawan dan Humas'/><author><name>ekonik3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15141947812025666671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/SGtcp6fs9QI/AAAAAAAAAJw/i6DvYN15TP0/S220/13-11-05_0842.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7345853947022971198.post-4106265363522270628</id><published>2008-07-15T03:07:00.002-07:00</published><updated>2008-07-15T03:08:04.913-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Galeri Video'/><title type='text'>Galeri Video</title><content type='html'>Disini anda dapat menemukan Lamongan dalam bingkai video yang berhasil kami rekam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7345853947022971198-4106265363522270628?l=jurnalislamongan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/feeds/4106265363522270628/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7345853947022971198&amp;postID=4106265363522270628' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/4106265363522270628'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/4106265363522270628'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/2008/07/galeri-video.html' title='Galeri Video'/><author><name>ekonik3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15141947812025666671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/SGtcp6fs9QI/AAAAAAAAAJw/i6DvYN15TP0/S220/13-11-05_0842.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7345853947022971198.post-8765218787664062665</id><published>2008-07-15T03:06:00.001-07:00</published><updated>2008-07-15T03:07:08.791-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Foto'/><title type='text'>Berita Foto</title><content type='html'>Berita foto tentang Lamongan yang berhasil kami dapatkan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7345853947022971198-8765218787664062665?l=jurnalislamongan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/feeds/8765218787664062665/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7345853947022971198&amp;postID=8765218787664062665' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/8765218787664062665'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/8765218787664062665'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/2008/07/berita-foto.html' title='Berita Foto'/><author><name>ekonik3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15141947812025666671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/SGtcp6fs9QI/AAAAAAAAAJw/i6DvYN15TP0/S220/13-11-05_0842.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7345853947022971198.post-1134614305719262527</id><published>2008-07-15T03:05:00.001-07:00</published><updated>2008-07-15T03:05:35.602-07:00</updated><title type='text'>Buku Tamu</title><content type='html'>Silahkan isi buku tamu kami ini dengan berbagai hal, mulai dari keluhan, informasi ataupun apa saja yang ingin disampaikan kepada kami , para jurnalis lamongan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7345853947022971198-1134614305719262527?l=jurnalislamongan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/feeds/1134614305719262527/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7345853947022971198&amp;postID=1134614305719262527' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/1134614305719262527'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/1134614305719262527'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/2008/07/buku-tamu.html' title='Buku Tamu'/><author><name>ekonik3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15141947812025666671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/SGtcp6fs9QI/AAAAAAAAAJw/i6DvYN15TP0/S220/13-11-05_0842.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7345853947022971198.post-975842581521596088</id><published>2008-07-15T03:03:00.001-07:00</published><updated>2008-07-15T03:03:47.787-07:00</updated><title type='text'>Tentang Kami</title><content type='html'>Kami adalah sekumpulan jurnalis dari berbagai media, yang kebetulan bertugas di Lamongan . Dengan blog ini kami ingin membagi sedikit pengalaman kami  di lapangan, baik suka, duka ataupun pengalaman lainnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7345853947022971198-975842581521596088?l=jurnalislamongan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/feeds/975842581521596088/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7345853947022971198&amp;postID=975842581521596088' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/975842581521596088'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/975842581521596088'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/2008/07/tentang-kami.html' title='Tentang Kami'/><author><name>ekonik3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15141947812025666671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/SGtcp6fs9QI/AAAAAAAAAJw/i6DvYN15TP0/S220/13-11-05_0842.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7345853947022971198.post-68223547643027300</id><published>2008-07-03T00:28:00.001-07:00</published><updated>2009-01-20T22:35:45.065-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lamongan'/><title type='text'>Penerima BLT di Lamongan Menurun</title><content type='html'>Lamongan - Sebanyak 111.411 RTM (Rumah Tangga Miskin) di Kabupaten Lamongan akan mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT) tahun 2008. Jumlah tersebut menurun dibandingkan dengan tahun 2005 yang mencapai 111.809.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Menurut Kepala Dinas KB dan Kesos Kabupaten Lamongan R. Hari Purwanto mengatakan, BLT di Kabupaten Lamongan dimungkinkan cair pada pertengahan bulan Juli ini. SEmentara saat ini masih dilakukan verifikasi data penerima BLT atau RTS (rumah tangga sasaran) oleh perangkat desa.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;"Memang desa yang melakukan verifikasi, seperti penerima yang meninggal tanpa ahli waris, yang pindah desa maupun yang sudah tidak layak lagi karena sudah tidak masuk kategori miskin, setelah diverifikasi desa, data dikembalikan ke PT Pos sebagai penyalur dan selanjutnya bantuan dapat mulai dicairkan," terangnya.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pencairan, telah disiapkan sekitar 140 titik pelayanan pencairan di 27 kecamatan. Banyaknya titik pelayanan tersebut, lanjut Aris, untuk mengantisipasi terjadinya antrian panjang yang dapat menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;"Tentunya diberikan perhatian lebih kepada warga yang rentan seperti yang dalam keadaan hamil, sakit dan yang berusia tua, sehingga kemungkinan terburuk yang diakibatkan antrian dapat diminimalisir," pungkasnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7345853947022971198-68223547643027300?l=jurnalislamongan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/feeds/68223547643027300/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7345853947022971198&amp;postID=68223547643027300' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/68223547643027300'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/68223547643027300'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/2008/07/penerima-blt-di-lamongan-menurun_03.html' title='Penerima BLT di Lamongan Menurun'/><author><name>ekonik3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15141947812025666671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/SGtcp6fs9QI/AAAAAAAAAJw/i6DvYN15TP0/S220/13-11-05_0842.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7345853947022971198.post-6542062262671460893</id><published>2008-07-03T00:28:00.000-07:00</published><updated>2009-01-20T22:35:19.046-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lamongan'/><title type='text'>Penerima BLT di Lamongan Menurun</title><content type='html'>Lamongan - Sebanyak 111.411 RTM (Rumah Tangga Miskin) di Kabupaten Lamongan akan mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT) tahun 2008. Jumlah tersebut menurun dibandingkan dengan tahun 2005 yang mencapai 111.809.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Menurut Kepala Dinas KB dan Kesos Kabupaten Lamongan R. Hari Purwanto mengatakan, BLT di Kabupaten Lamongan dimungkinkan cair pada pertengahan bulan Juli ini. SEmentara saat ini masih dilakukan verifikasi data penerima BLT atau RTS (rumah tangga sasaran) oleh perangkat desa.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;"Memang desa yang melakukan verifikasi, seperti penerima yang meninggal tanpa ahli waris, yang pindah desa maupun yang sudah tidak layak lagi karena sudah tidak masuk kategori miskin, setelah diverifikasi desa, data dikembalikan ke PT Pos sebagai penyalur dan selanjutnya bantuan dapat mulai dicairkan," terangnya.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pencairan, telah disiapkan sekitar 140 titik pelayanan pencairan di 27 kecamatan. Banyaknya titik pelayanan tersebut, lanjut Aris, untuk mengantisipasi terjadinya antrian panjang yang dapat menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;"Tentunya diberikan perhatian lebih kepada warga yang rentan seperti yang dalam keadaan hamil, sakit dan yang berusia tua, sehingga kemungkinan terburuk yang diakibatkan antrian dapat diminimalisir," pungkasnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7345853947022971198-6542062262671460893?l=jurnalislamongan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/feeds/6542062262671460893/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7345853947022971198&amp;postID=6542062262671460893' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/6542062262671460893'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/6542062262671460893'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/2008/07/penerima-blt-di-lamongan-menurun.html' title='Penerima BLT di Lamongan Menurun'/><author><name>ekonik3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15141947812025666671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/SGtcp6fs9QI/AAAAAAAAAJw/i6DvYN15TP0/S220/13-11-05_0842.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7345853947022971198.post-3577834552633845171</id><published>2008-06-05T23:08:00.001-07:00</published><updated>2009-01-20T22:35:45.011-08:00</updated><title type='text'>Persela Belum Serius Berbenah</title><content type='html'>&lt;p style="text-align:justify;"&gt;&lt;a href="http://jurnalislamongan.files.wordpress.com/2008/06/full-team.jpg"&gt;&lt;img class="alignnone size-medium wp-image-61" src="http://jurnalislamongan.files.wordpress.com/2008/06/full-team.jpg?w=300" alt="" width="484" height="199" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p style="text-align:justify;"&gt;Persela Lamongan hingga kini belum serius berbenah menghadapi kompetisi super liga. pasca kegagalan di piala jatim, laskar joko tingkir belum menunjukkan perbaikan. Penilaian itersebut berdasarkan hasil uji coba melawan Persisam Samarinda kemarin sore di Stadion Surajaya Lamongan. Meski Tim berkostum kebesaran biru muda itu meraup kemenangan dengan skor 2-0, melalui Hermawan pada menit ke-72 dan Marcio di menit ke-79. Namun kesebelasan kebanggaan warga Kota Lamongan ini masih memiliki banyak celah yang mudah ditembus lawan. Bahkan, sebagian pemain masih kebingungan menempatkan posisinya. Tidak jarang pelatih harus berteriak keras dari banch untuk mengingatkan pemain yang bersangkutan.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p style="text-align:justify;"&gt;Lahirnya gol di 20 menit sebelum laga berakhir juga menunjukkan bahwa Persela cukup kerepotan untuk membongkar pertahanan Persisam. Padahal, lawannya berada satu level di bawah Persela.&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p style="text-align:justify;"&gt;Pelatih Persela M. Basri mengakui bahwa tim besutannya masih labil. Dia saat ini masih mencari berbagai terobosan untuk menemukan formasi terbaiknya. Salah satunya melalui rotasi pemain. ''Terlihat di babak pertama tim kami ini tidak memiliki power. Memang melakukan serangan, tapi arahnya masih belum pas. Sehingga kesulitan mencetak gol,'' katanya seusai pertandingan.&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p style="text-align:justify;"&gt;Hasil laga itu, kata Basri, dijadikan acuan untuk melangkah ke depan dalam membenahi timnya. ''Kita bisa lihat. Seperti Marcio jelas dia masuk line up utama. Tanpa Marcio atau Alex, terlihat sekali bahwa tim ini ada yang kurang. Begitu Marcio masuk, iramanya jadi lain,'' imbuhnya.&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p style="text-align:justify;"&gt;Marcio kemarin memang baru dimasukkan pada babak kedua. Hadirnya pemain yang kini kerap didaulat sebagai kapten kesebelasan itu membuat permainan Persela lebih hidup. Bahkan, dua gol kemenangan tidak lepas dari peran Marcio. Gol Hermawan hasil umpan dari striker asal Brazil itu. Sementara gol kedua, dilesakkan Marcio sendiri melalui titik penalti setelah wasit Agus menganggap gelandang serang Zaenal dilanggar pemain belakang Persisam di kotak terlarang.&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p style="text-align:justify;"&gt;Sementara itu, pelatih Persisam Riono Asnan mengakui kekalahan timnya disebabkan para pemainnya kelelahan. Selain itu, dua pemain asing yang dimilikinya tidak ikut bertanding karena cedera. ''Kalau disuruh menilai Persela, saya kira tidak etis. Biasa, ini semua &lt;em&gt;kan&lt;/em&gt; baru persiapan,'' tandas mantan pelatih Persela tersebut.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7345853947022971198-3577834552633845171?l=jurnalislamongan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/feeds/3577834552633845171/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7345853947022971198&amp;postID=3577834552633845171' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/3577834552633845171'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/3577834552633845171'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/2008/06/persela-belum-serius-berbenah_05.html' title='Persela Belum Serius Berbenah'/><author><name>ekonik3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15141947812025666671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/SGtcp6fs9QI/AAAAAAAAAJw/i6DvYN15TP0/S220/13-11-05_0842.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7345853947022971198.post-3684112187521836853</id><published>2008-06-05T23:08:00.000-07:00</published><updated>2009-01-20T22:35:18.955-08:00</updated><title type='text'>Persela Belum Serius Berbenah</title><content type='html'>&lt;p style="text-align:justify;"&gt;&lt;a href="http://jurnalislamongan.files.wordpress.com/2008/06/full-team.jpg"&gt;&lt;img class="alignnone size-medium wp-image-61" src="http://jurnalislamongan.files.wordpress.com/2008/06/full-team.jpg?w=300" alt="" width="484" height="199" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p style="text-align:justify;"&gt;Persela Lamongan hingga kini belum serius berbenah menghadapi kompetisi super liga. pasca kegagalan di piala jatim, laskar joko tingkir belum menunjukkan perbaikan. Penilaian itersebut berdasarkan hasil uji coba melawan Persisam Samarinda kemarin sore di Stadion Surajaya Lamongan. Meski Tim berkostum kebesaran biru muda itu meraup kemenangan dengan skor 2-0, melalui Hermawan pada menit ke-72 dan Marcio di menit ke-79. Namun kesebelasan kebanggaan warga Kota Lamongan ini masih memiliki banyak celah yang mudah ditembus lawan. Bahkan, sebagian pemain masih kebingungan menempatkan posisinya. Tidak jarang pelatih harus berteriak keras dari banch untuk mengingatkan pemain yang bersangkutan.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p style="text-align:justify;"&gt;Lahirnya gol di 20 menit sebelum laga berakhir juga menunjukkan bahwa Persela cukup kerepotan untuk membongkar pertahanan Persisam. Padahal, lawannya berada satu level di bawah Persela.&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p style="text-align:justify;"&gt;Pelatih Persela M. Basri mengakui bahwa tim besutannya masih labil. Dia saat ini masih mencari berbagai terobosan untuk menemukan formasi terbaiknya. Salah satunya melalui rotasi pemain. ''Terlihat di babak pertama tim kami ini tidak memiliki power. Memang melakukan serangan, tapi arahnya masih belum pas. Sehingga kesulitan mencetak gol,'' katanya seusai pertandingan.&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p style="text-align:justify;"&gt;Hasil laga itu, kata Basri, dijadikan acuan untuk melangkah ke depan dalam membenahi timnya. ''Kita bisa lihat. Seperti Marcio jelas dia masuk line up utama. Tanpa Marcio atau Alex, terlihat sekali bahwa tim ini ada yang kurang. Begitu Marcio masuk, iramanya jadi lain,'' imbuhnya.&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p style="text-align:justify;"&gt;Marcio kemarin memang baru dimasukkan pada babak kedua. Hadirnya pemain yang kini kerap didaulat sebagai kapten kesebelasan itu membuat permainan Persela lebih hidup. Bahkan, dua gol kemenangan tidak lepas dari peran Marcio. Gol Hermawan hasil umpan dari striker asal Brazil itu. Sementara gol kedua, dilesakkan Marcio sendiri melalui titik penalti setelah wasit Agus menganggap gelandang serang Zaenal dilanggar pemain belakang Persisam di kotak terlarang.&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p style="text-align:justify;"&gt;Sementara itu, pelatih Persisam Riono Asnan mengakui kekalahan timnya disebabkan para pemainnya kelelahan. Selain itu, dua pemain asing yang dimilikinya tidak ikut bertanding karena cedera. ''Kalau disuruh menilai Persela, saya kira tidak etis. Biasa, ini semua &lt;em&gt;kan&lt;/em&gt; baru persiapan,'' tandas mantan pelatih Persela tersebut.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7345853947022971198-3684112187521836853?l=jurnalislamongan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/feeds/3684112187521836853/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7345853947022971198&amp;postID=3684112187521836853' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/3684112187521836853'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/3684112187521836853'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/2008/06/persela-belum-serius-berbenah.html' title='Persela Belum Serius Berbenah'/><author><name>ekonik3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15141947812025666671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/SGtcp6fs9QI/AAAAAAAAAJw/i6DvYN15TP0/S220/13-11-05_0842.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7345853947022971198.post-1009502858028987423</id><published>2008-06-04T23:40:00.001-07:00</published><updated>2009-01-20T22:35:44.980-08:00</updated><title type='text'>FPI Dituntut Bubar !</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;a href="http://jurnalislamongan.files.wordpress.com/2008/06/ganyang-fpi1.jpg"&gt;&lt;img class="alignleft size-medium wp-image-59" src="http://jurnalislamongan.files.wordpress.com/2008/06/ganyang-fpi1.jpg?w=300" alt="" width="209" height="159" /&gt;&lt;/a&gt;Puluhan anggota Garda Bangsa Lamongan, yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Penyelamat Bangsa, kamis siang melakukan aksi unjuk rasa menuntut pembubaran &lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span style="cursor:pointer;background-attachment:scroll;"&gt;Front Pembela Islam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;,FPI pimpinan habib riziq.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;br/&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Aksi puluhan massa Aliansi Pemuda Penyelamat Bangsa ini dimulai dari kantor PKB Lamongan di jalan Pahlawan. Peserta aksi kemudian melakukan konvoi mendatangi kantor Bakesbanglinmas. Mereka menuntut agar badan pemerintah tersebut tidak mengakui organisasi Front Pembela Islam. Mereka juga menuntut agar FPI di Lamongan segera dibubarkan.&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Perwakilan dari Bakesbanglinmas yang menemui massa menjelaskan, Front Pembela Islam yang ada di Lamongan, merupakan organisasi informal yang ilegal karena tidak pernah mendaftarkan diri sebagai lembaga yang legal.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Massa Aliansi Pemuda Penyelamat Bangsa ini kemudian dilanjutkan ke kantor Bupati Lamongan. Dengan penjagaan ketat dari aparat kepolisian, massa melakukan orasi dan menuntut pemerintah &lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span style="cursor:pointer;background-attachment:scroll;"&gt;kabupaten Lamongan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; mendesak pemerintah pusat untuk membubarkan FPI pimpinan Habib Riziq.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Massa menilai FPI hanya organisasi yang merusak citra islam dengan segala kegiatannya yang bersifat anarkhis. Mereka juga menuding FPI sebagai organisasi yang megancam keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Massa kemudian melanjutkan aksi ke DPRD Lamongan dan Mapolres Lamongan usai ditemui asisten bupati yang mendukung gerakan pembubaran FPI. (kid)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7345853947022971198-1009502858028987423?l=jurnalislamongan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/feeds/1009502858028987423/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7345853947022971198&amp;postID=1009502858028987423' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/1009502858028987423'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/1009502858028987423'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/2008/06/fpi-dituntut-bubar_04.html' title='FPI Dituntut Bubar !'/><author><name>ekonik3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15141947812025666671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/SGtcp6fs9QI/AAAAAAAAAJw/i6DvYN15TP0/S220/13-11-05_0842.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7345853947022971198.post-699778889118321345</id><published>2008-06-04T23:40:00.000-07:00</published><updated>2009-01-20T22:35:18.937-08:00</updated><title type='text'>FPI Dituntut Bubar !</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;a href="http://jurnalislamongan.files.wordpress.com/2008/06/ganyang-fpi1.jpg"&gt;&lt;img class="alignleft size-medium wp-image-59" src="http://jurnalislamongan.files.wordpress.com/2008/06/ganyang-fpi1.jpg?w=300" alt="" width="209" height="159" /&gt;&lt;/a&gt;Puluhan anggota Garda Bangsa Lamongan, yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Penyelamat Bangsa, kamis siang melakukan aksi unjuk rasa menuntut pembubaran &lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span style="cursor:pointer;background-attachment:scroll;"&gt;Front Pembela Islam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;,FPI pimpinan habib riziq.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;br/&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Aksi puluhan massa Aliansi Pemuda Penyelamat Bangsa ini dimulai dari kantor PKB Lamongan di jalan Pahlawan. Peserta aksi kemudian melakukan konvoi mendatangi kantor Bakesbanglinmas. Mereka menuntut agar badan pemerintah tersebut tidak mengakui organisasi Front Pembela Islam. Mereka juga menuntut agar FPI di Lamongan segera dibubarkan.&lt;/p&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Perwakilan dari Bakesbanglinmas yang menemui massa menjelaskan, Front Pembela Islam yang ada di Lamongan, merupakan organisasi informal yang ilegal karena tidak pernah mendaftarkan diri sebagai lembaga yang legal.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Massa Aliansi Pemuda Penyelamat Bangsa ini kemudian dilanjutkan ke kantor Bupati Lamongan. Dengan penjagaan ketat dari aparat kepolisian, massa melakukan orasi dan menuntut pemerintah &lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span style="cursor:pointer;background-attachment:scroll;"&gt;kabupaten Lamongan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; mendesak pemerintah pusat untuk membubarkan FPI pimpinan Habib Riziq.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Massa menilai FPI hanya organisasi yang merusak citra islam dengan segala kegiatannya yang bersifat anarkhis. Mereka juga menuding FPI sebagai organisasi yang megancam keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Massa kemudian melanjutkan aksi ke DPRD Lamongan dan Mapolres Lamongan usai ditemui asisten bupati yang mendukung gerakan pembubaran FPI. (kid)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7345853947022971198-699778889118321345?l=jurnalislamongan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/feeds/699778889118321345/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7345853947022971198&amp;postID=699778889118321345' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/699778889118321345'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/699778889118321345'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/2008/06/fpi-dituntut-bubar.html' title='FPI Dituntut Bubar !'/><author><name>ekonik3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15141947812025666671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/SGtcp6fs9QI/AAAAAAAAAJw/i6DvYN15TP0/S220/13-11-05_0842.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7345853947022971198.post-5538194337883359170</id><published>2008-06-01T22:46:00.001-07:00</published><updated>2009-01-20T22:35:44.950-08:00</updated><title type='text'>jurnalislamongan - Photobucket - Video and Image Hosting</title><content type='html'>Demo nelayan dan mahasiswa bakar perahu sebagai bentuk protes kenaikan harga BBM 27 mei 2008&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;span style="display:block;width:425px;margin:0 auto;"&gt; [vodpod id=ExternalVideo.582629&amp;amp;w=425&amp;amp;h=350&amp;amp;fv=]&lt;br/&gt;&lt;div style="font-size:10px;"&gt;more about "&lt;a href="http://vodpod.com/watch/770145-untitled"&gt;jurnalislamongan - Photobucket - Vide...&lt;/a&gt;", posted with &lt;a href="http://vodpod.com/wordpress"&gt;vodpod&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7345853947022971198-5538194337883359170?l=jurnalislamongan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/feeds/5538194337883359170/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7345853947022971198&amp;postID=5538194337883359170' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/5538194337883359170'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/5538194337883359170'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/2008/06/jurnalislamongan-photobucket-video-and_01.html' title='jurnalislamongan - Photobucket - Video and Image Hosting'/><author><name>ekonik3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15141947812025666671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/SGtcp6fs9QI/AAAAAAAAAJw/i6DvYN15TP0/S220/13-11-05_0842.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7345853947022971198.post-1598878250943724773</id><published>2008-06-01T22:46:00.000-07:00</published><updated>2009-01-20T22:35:18.917-08:00</updated><title type='text'>jurnalislamongan - Photobucket - Video and Image Hosting</title><content type='html'>Demo nelayan dan mahasiswa bakar perahu sebagai bentuk protes kenaikan harga BBM 27 mei 2008&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;span style="display:block;width:425px;margin:0 auto;"&gt; [vodpod id=ExternalVideo.582629&amp;amp;w=425&amp;amp;h=350&amp;amp;fv=]&lt;br/&gt;&lt;div style="font-size:10px;"&gt;more about "&lt;a href="http://vodpod.com/watch/770145-untitled"&gt;jurnalislamongan - Photobucket - Vide...&lt;/a&gt;", posted with &lt;a href="http://vodpod.com/wordpress"&gt;vodpod&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7345853947022971198-1598878250943724773?l=jurnalislamongan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/feeds/1598878250943724773/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7345853947022971198&amp;postID=1598878250943724773' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/1598878250943724773'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/1598878250943724773'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/2008/06/jurnalislamongan-photobucket-video-and.html' title='jurnalislamongan - Photobucket - Video and Image Hosting'/><author><name>ekonik3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15141947812025666671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/SGtcp6fs9QI/AAAAAAAAAJw/i6DvYN15TP0/S220/13-11-05_0842.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7345853947022971198.post-8136853906168360311</id><published>2008-05-31T00:03:00.001-07:00</published><updated>2009-01-20T22:35:44.922-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Persela'/><title type='text'>LA Mania Rindukan Gustavo</title><content type='html'>&lt;a href="http://jurnalislamongan.files.wordpress.com/2008/05/picture-3721.jpg"&gt;&lt;img class="alignright alignnone size-medium wp-image-35" style="float:right;" src="http://jurnalislamongan.files.wordpress.com/2008/05/picture-3721.jpg?w=225" alt="" width="225" height="300" /&gt;&lt;/a&gt;Babak baru sejarah sepakbola  di Lamongan  akan mulai tercatat pada tanggal 12 Juli mendatang. tepatnya ketika Badan Liga Indonesia (BLI), akan menggulirkan kompetisi paling bergengsi di negeri ini, yakni Liga Super.  Persela Lamongan dengan usaha kerasnya, kini sukses menjadi salah satu tim yang akan berlaga event tersebut. Pelatih kawakan, M Basri kini tengah melakukan pemolesan anak asuhnya yang akan berjuang mengharumkan nama Lamongan di pentas persepakbolaan nasional.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;beberapa upaya dilakukan M Basri dan jajaran manajemen. termasuk memilih pemain yang diangggap punya kualitas bagus untuk berjibaku dikerasnya kompetisi Super Liga. Selama proses tersebut berlangsung, kerinduan warga Lamongan akan sosok Gustavo fabian lopez, pemain asal Argentina yang merumput bersama Persela  pada awal musim lalu kembali menggelora.  Betapa tidak, Playmaker  sekelas gustavo dengan skill individu dan permainan cantiknya, tidak hanya berperan dalam perburuan poin Persela, namun Gustavo juga menghadirkan permainan yang menghibur pencinta bola Lamongan. Masih ingat ketika persela Mneggasak PSIS semarang dikandangnya dengan skor 2-1? peran Gustavo sangat dominan dalam pertandingan yang mengantarkan persela mendapat poin penuh tersebut.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sosok pemain seperti Gustavo, kini tidak lagi kita lihat dalam skuad biru muda Persela. Entah karena kesulitan mendapatkan pemain sekaliber dia, atau memang dananya tidak cukup untuk menggaet pemain sekelas Gustavo. Namun faktanya, pemain yang dirindukan oleh LA Mania ini tidak kunjung hadir bersama Marcio dan kawan-kawan. Mampukah Persela berjaya di pentas Super liga tanpa pemain yang bisa diandalkan untuk meraup poin penuh dengan pemain-pemain yang ada selama ini? kita tunggu saja...(Kid)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;a href="http://jurnalislamongan.files.wordpress.com/2008/05/picture-372.jpg"&gt;&lt;br/&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7345853947022971198-8136853906168360311?l=jurnalislamongan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/feeds/8136853906168360311/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7345853947022971198&amp;postID=8136853906168360311' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/8136853906168360311'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/8136853906168360311'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/2008/05/la-mania-rindukan-gustavo_31.html' title='LA Mania Rindukan Gustavo'/><author><name>ekonik3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15141947812025666671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/SGtcp6fs9QI/AAAAAAAAAJw/i6DvYN15TP0/S220/13-11-05_0842.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7345853947022971198.post-5774954039327079633</id><published>2008-05-31T00:03:00.000-07:00</published><updated>2009-01-20T22:35:18.898-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Persela'/><title type='text'>LA Mania Rindukan Gustavo</title><content type='html'>&lt;a href="http://jurnalislamongan.files.wordpress.com/2008/05/picture-3721.jpg"&gt;&lt;img class="alignright alignnone size-medium wp-image-35" style="float:right;" src="http://jurnalislamongan.files.wordpress.com/2008/05/picture-3721.jpg?w=225" alt="" width="225" height="300" /&gt;&lt;/a&gt;Babak baru sejarah sepakbola  di Lamongan  akan mulai tercatat pada tanggal 12 Juli mendatang. tepatnya ketika Badan Liga Indonesia (BLI), akan menggulirkan kompetisi paling bergengsi di negeri ini, yakni Liga Super.  Persela Lamongan dengan usaha kerasnya, kini sukses menjadi salah satu tim yang akan berlaga event tersebut. Pelatih kawakan, M Basri kini tengah melakukan pemolesan anak asuhnya yang akan berjuang mengharumkan nama Lamongan di pentas persepakbolaan nasional.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;beberapa upaya dilakukan M Basri dan jajaran manajemen. termasuk memilih pemain yang diangggap punya kualitas bagus untuk berjibaku dikerasnya kompetisi Super Liga. Selama proses tersebut berlangsung, kerinduan warga Lamongan akan sosok Gustavo fabian lopez, pemain asal Argentina yang merumput bersama Persela  pada awal musim lalu kembali menggelora.  Betapa tidak, Playmaker  sekelas gustavo dengan skill individu dan permainan cantiknya, tidak hanya berperan dalam perburuan poin Persela, namun Gustavo juga menghadirkan permainan yang menghibur pencinta bola Lamongan. Masih ingat ketika persela Mneggasak PSIS semarang dikandangnya dengan skor 2-1? peran Gustavo sangat dominan dalam pertandingan yang mengantarkan persela mendapat poin penuh tersebut.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sosok pemain seperti Gustavo, kini tidak lagi kita lihat dalam skuad biru muda Persela. Entah karena kesulitan mendapatkan pemain sekaliber dia, atau memang dananya tidak cukup untuk menggaet pemain sekelas Gustavo. Namun faktanya, pemain yang dirindukan oleh LA Mania ini tidak kunjung hadir bersama Marcio dan kawan-kawan. Mampukah Persela berjaya di pentas Super liga tanpa pemain yang bisa diandalkan untuk meraup poin penuh dengan pemain-pemain yang ada selama ini? kita tunggu saja...(Kid)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;a href="http://jurnalislamongan.files.wordpress.com/2008/05/picture-372.jpg"&gt;&lt;br/&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7345853947022971198-5774954039327079633?l=jurnalislamongan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/feeds/5774954039327079633/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7345853947022971198&amp;postID=5774954039327079633' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/5774954039327079633'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/5774954039327079633'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/2008/05/la-mania-rindukan-gustavo.html' title='LA Mania Rindukan Gustavo'/><author><name>ekonik3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15141947812025666671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/SGtcp6fs9QI/AAAAAAAAAJw/i6DvYN15TP0/S220/13-11-05_0842.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7345853947022971198.post-5140796624987803000</id><published>2008-05-30T00:07:00.001-07:00</published><updated>2009-01-20T22:35:44.901-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Persela'/><title type='text'>Masfuk : Jangan Ulangi Prestasi Liga Jatim 2008</title><content type='html'>&lt;a href="http://jurnalislamongan.files.wordpress.com/2008/05/thumb-1193712590marcio1.jpg"&gt;&lt;img class="alignleft size-medium wp-image-24" src="http://jurnalislamongan.files.wordpress.com/2008/05/thumb-1193712590marcio1.jpg?w=94" alt="" width="94" height="94" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ketua Umum Persela Masfuk menyampaikan kepada seluruh pemain Persela, dia akan sangat marah jika prestasi Persela Lamongan di ajang Liga Jatim 2008 lalu terulang kembali di kancah kompetisi lainnya.&lt;br/&gt;"Saya telah mengangggap Persela ini sebagai media advertorial yang efektif bagi pembangunan Lamongan. Kekalahan Persela pada kompetisi Liga Jatim 2008 lalu adalah advetorial yang buruk. Jika kekalahan tersebut teruloang lagi, saya bisa marah besar, " katanya kepada seluruh pemain dan pengurus Persela yang hadir di Guest House Pemkab Lamongan, Jum'at (30/5).&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;Pada kesempatan tersebut, Masfuk juga kembali mengingatkan pentingnya kekompakan tim serta kemampuan pemain untuk memahami spirit yang diusung lascar Joko Tingkir (julukan Persela) di ajang Superliga. Masfuk percaya bahwa kemampuan individu rata-rata pemain Persela cukup bagus, namun itu harus ditunjang dengan kekompakan.&lt;br/&gt;"Saya bermimpi Persela bisa seperti tim Korea Selatan (merujuk pada penampilan mereka di Piala Dunia 2002). Meski postur kurang memadai, namun ketika ditunjang dengan semangat yang tinggi, tim-tim mapan seperti Spanyol bisa dikalahkan, " kata dia.&lt;br/&gt;Selain itu, di tempat yang sama, Marcio, striker andalan Persela juga menandatangani surat pernyataan yang disaksikan pemain lain dan seluruh pemain Persela lainnya. Marcio yang dikenal temperamental tersebut dalam surat pernyataannya menyatakan sanggup kontraknya sebagai pemain di Persela ditinjau jika dia tidak bisa menahan emosi dan bertindak tidak fair play baik kepada pemain, wasit, maupun official tim lawan.&lt;br/&gt;"Surat Pernyataan ini juga untuk mengingatkan kepada pemain asing lainnya untuk menjaga sikap ketika bertanding. Sebagai pemain tim kontestan Superliga, pemain harus professional baik ketika di dalam maupun diluar lapangan, Persela ini bukan tim kampung," wanti Masfuk kepada pemain lainnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7345853947022971198-5140796624987803000?l=jurnalislamongan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/feeds/5140796624987803000/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7345853947022971198&amp;postID=5140796624987803000' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/5140796624987803000'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/5140796624987803000'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/2008/05/masfuk-jangan-ulangi-prestasi-liga_30.html' title='Masfuk : Jangan Ulangi Prestasi Liga Jatim 2008'/><author><name>ekonik3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15141947812025666671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/SGtcp6fs9QI/AAAAAAAAAJw/i6DvYN15TP0/S220/13-11-05_0842.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7345853947022971198.post-1652118669511837483</id><published>2008-05-30T00:07:00.000-07:00</published><updated>2009-01-20T22:35:18.878-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Persela'/><title type='text'>Masfuk : Jangan Ulangi Prestasi Liga Jatim 2008</title><content type='html'>&lt;a href="http://jurnalislamongan.files.wordpress.com/2008/05/thumb-1193712590marcio1.jpg"&gt;&lt;img class="alignleft size-medium wp-image-24" src="http://jurnalislamongan.files.wordpress.com/2008/05/thumb-1193712590marcio1.jpg?w=94" alt="" width="94" height="94" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ketua Umum Persela Masfuk menyampaikan kepada seluruh pemain Persela, dia akan sangat marah jika prestasi Persela Lamongan di ajang Liga Jatim 2008 lalu terulang kembali di kancah kompetisi lainnya.&lt;br/&gt;"Saya telah mengangggap Persela ini sebagai media advertorial yang efektif bagi pembangunan Lamongan. Kekalahan Persela pada kompetisi Liga Jatim 2008 lalu adalah advetorial yang buruk. Jika kekalahan tersebut teruloang lagi, saya bisa marah besar, " katanya kepada seluruh pemain dan pengurus Persela yang hadir di Guest House Pemkab Lamongan, Jum'at (30/5).&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;Pada kesempatan tersebut, Masfuk juga kembali mengingatkan pentingnya kekompakan tim serta kemampuan pemain untuk memahami spirit yang diusung lascar Joko Tingkir (julukan Persela) di ajang Superliga. Masfuk percaya bahwa kemampuan individu rata-rata pemain Persela cukup bagus, namun itu harus ditunjang dengan kekompakan.&lt;br/&gt;"Saya bermimpi Persela bisa seperti tim Korea Selatan (merujuk pada penampilan mereka di Piala Dunia 2002). Meski postur kurang memadai, namun ketika ditunjang dengan semangat yang tinggi, tim-tim mapan seperti Spanyol bisa dikalahkan, " kata dia.&lt;br/&gt;Selain itu, di tempat yang sama, Marcio, striker andalan Persela juga menandatangani surat pernyataan yang disaksikan pemain lain dan seluruh pemain Persela lainnya. Marcio yang dikenal temperamental tersebut dalam surat pernyataannya menyatakan sanggup kontraknya sebagai pemain di Persela ditinjau jika dia tidak bisa menahan emosi dan bertindak tidak fair play baik kepada pemain, wasit, maupun official tim lawan.&lt;br/&gt;"Surat Pernyataan ini juga untuk mengingatkan kepada pemain asing lainnya untuk menjaga sikap ketika bertanding. Sebagai pemain tim kontestan Superliga, pemain harus professional baik ketika di dalam maupun diluar lapangan, Persela ini bukan tim kampung," wanti Masfuk kepada pemain lainnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7345853947022971198-1652118669511837483?l=jurnalislamongan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/feeds/1652118669511837483/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7345853947022971198&amp;postID=1652118669511837483' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/1652118669511837483'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/1652118669511837483'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/2008/05/masfuk-jangan-ulangi-prestasi-liga.html' title='Masfuk : Jangan Ulangi Prestasi Liga Jatim 2008'/><author><name>ekonik3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15141947812025666671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/SGtcp6fs9QI/AAAAAAAAAJw/i6DvYN15TP0/S220/13-11-05_0842.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7345853947022971198.post-4697387898331478713</id><published>2008-04-18T23:30:00.001-07:00</published><updated>2009-01-20T22:35:44.870-08:00</updated><title type='text'>Citizen Journalism Mewabahi Dunia</title><content type='html'>Artikel ini kami ambil di sebuah blog di internet&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;a href="http://jurnalislamongan.files.wordpress.com/2008/04/harjalu_wartawan1.jpg"&gt;&lt;img class="alignleft alignnone size-medium wp-image-16" style="vertical-align:baseline;" src="http://jurnalislamongan.files.wordpress.com/2008/04/harjalu_wartawan1.jpg" alt="" width="300" height="300" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Citizen journalism adalah tindakan masyarakat yang aktif untuk berpartisipasi memberikan kontribusi untuk mengumpulkan, melaporkan, menganalisis dan menyebarkan berita dan informasi. Jadi dalam citizen journalism tidak hanya professional jurnalis yang bisa menyebarkan berita kepada public, masyarakat biasa pun mempunyai kesempatan untuk menyebarkan berita kepada public.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Citizen journalism tidak dapat disamakan dengan civic journalis, yaitu jurnalisme yang diterapkan oleh professional. Citizen journalism hanya sebagai wadah masyarakat untuk menuangkan aspirasinya dan informasi yang mereka ketahui. Jadi citizen journalism kredibilitasnya tidak sekuat jurnalis professional (civic jounalist).&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dewasa ini Citizen journalism mempunyai banyak peran dan fungsi. Citizen journalism berperan sebagai wadah bagi public untuk berpartisipasi dalam menyebarkan berita dan informasi. Partisipasi itu terlihat dengan memberikan komentar tentang suatu berita, blog, foto, video, dan berita lokal yang biasanya tidak ada di media massa nasional.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Citizen journalism juga memberikan kebebasan bagi public untuk bebas menyajikan informasi dan berita. Selain untuk berbagi masalah dan keluhan citizen journalism juga berperan mencipatakan hubungan digital antar manusia di dunia untuk saling membantu memecahkan masalah masing-masing&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Di Indonesia sendiri citizen journalism sendiri sudah mulai berkembang, ini di dukung dengan banyaknya situs-situs dari luar yang merangsang masyarakat untuk menerapkan citizen journalism seperti situs yang menyediakan fasilitas blog gratis untuk siapapun. Selain itu banyak juga situs penyedia jasa membuat website gratis.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Citizen journalism mulai dapat diterima oleh masyarakat karena kemudahan akses internet sehingga setiap orang bisa meng-upload informasi. Program-program untuk citizen journalism sangat mudah untuk dipelajari. Berbagai media juga membuka kesempatan bagi citizen journalism untuk berkembang.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kekuatan citizen journalism di Indonesia adalah adanya kebebasan berbicara (memberikan informasi dan aspirasi public) yang mendukung demokrasi sebagai system pemerintahan Indonesia. Setiap orang memiliki hak untuk memberikan kritik, informasi, opini dan saran dengan bebas tanpa harus takut terjerat hukum.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Selain itu kekuatan dari citizen journalism yaitu mengalahkan media massa lain dalam hal aktualitas. Contoh yang paling nyata adalah blog perezhilton.com dimana informasi selebritis dan hiburan bisa lebih cepat dari E! entertainment news yang ditayangkan di televisi.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Namun dibalik kekuatan yang dimiliki citizen journalism justru menjadi kelemahan untuk citizen journalism. Masyarakat Indonesia bisa menyalahgunakan kebebasan yang diberikan untuk hal yang semena mena seperti menyebarkan pornografi, penghinaan, berita bohong dan berita lainnya yang sifatnya negative, tidak etis dan melanggar hukum.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kelemahan ini mendukung adanya kelemahan lain yaitu, tidak ada aturan atau kode etik yang mengatur mengenai citizen journalism. Dengan adanya citizen journalism kebebasan arus informasi jadi tidak terkontrol karena tidak ada batasan apakah informasi tersebut boleh disebar luaskan.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tantangan terbesar yang dihadapi oleh citizen journalism adalah persaingan dengan media lain dalam hal kredibilitas. Media yang muncul terlebih dahulu lebih dipercaya oleh public dibanding situs atau blog baru, apalagi citizen journalism ditulis oleh public biasa bukan professional journalist.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tantangan lain yang harus dihadapi oleh citizen journalism adalah sulitnya mengumpulkan masa untuk membaca berita dan informasi yang dihasilkan citizen journalism karena sulitnya masyarakat pedalaman dan masyarakat ekonomi kelas bawah dalam mengakses internet.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Blogger merupakan salah satu bentuk dari citizen journalism, namun citizen journalism tidak dapat disamakan dengan pers atau wartawan(civic journalist). Pertama mereka bukanlah seorang professional jurnalis, mereka hanya menulis berita sesuai dengan informasi yang didapat dan keinginan mereka, tidak seperti professional jurnalis yang tidak hanya sekedar mencari tapi juga melakukan klarifikasi informasi. Pers professional memiliki tanggung jawab sosial yang besar karena berita yang disebar luaskan harus dapat dipertanggung jawabkan kepada public, sehingga harus melalui tahap-tahap seperti verifikasi kebenaran informasi.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Akan tetapi berbeda dengan civic journalis, citizen journalism bekerja tanpa menggunakan kode etik dan undang-undang pers. Sehingga tidak ada sanksi yang jelas bagi citizen journalism yang melanggar hukum karena sulit untuk melacak penulisnya.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Jadi secara keseluruhan citizen journalism merupakan wadah baru bagi public untuk mendapatkan informasi juga berpartisipasi dalam menyampaikan informasi kepada public. Terlepas dari segala kelemahan dan kelebihannya citicen journalism berkembang pesat di dunia dan Indonesia. Citizen journalism sudah menjadi bagian dari masyarakat informasi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7345853947022971198-4697387898331478713?l=jurnalislamongan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/feeds/4697387898331478713/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7345853947022971198&amp;postID=4697387898331478713' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/4697387898331478713'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/4697387898331478713'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/2008/04/citizen-journalism-mewabahi-dunia_18.html' title='Citizen Journalism Mewabahi Dunia'/><author><name>ekonik3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15141947812025666671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/SGtcp6fs9QI/AAAAAAAAAJw/i6DvYN15TP0/S220/13-11-05_0842.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7345853947022971198.post-8269669341022320914</id><published>2008-04-18T23:30:00.000-07:00</published><updated>2009-01-20T22:35:18.859-08:00</updated><title type='text'>Citizen Journalism Mewabahi Dunia</title><content type='html'>Artikel ini kami ambil di sebuah blog di internet&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;a href="http://jurnalislamongan.files.wordpress.com/2008/04/harjalu_wartawan1.jpg"&gt;&lt;img class="alignleft alignnone size-medium wp-image-16" style="vertical-align:baseline;" src="http://jurnalislamongan.files.wordpress.com/2008/04/harjalu_wartawan1.jpg" alt="" width="300" height="300" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Citizen journalism adalah tindakan masyarakat yang aktif untuk berpartisipasi memberikan kontribusi untuk mengumpulkan, melaporkan, menganalisis dan menyebarkan berita dan informasi. Jadi dalam citizen journalism tidak hanya professional jurnalis yang bisa menyebarkan berita kepada public, masyarakat biasa pun mempunyai kesempatan untuk menyebarkan berita kepada public.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Citizen journalism tidak dapat disamakan dengan civic journalis, yaitu jurnalisme yang diterapkan oleh professional. Citizen journalism hanya sebagai wadah masyarakat untuk menuangkan aspirasinya dan informasi yang mereka ketahui. Jadi citizen journalism kredibilitasnya tidak sekuat jurnalis professional (civic jounalist).&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dewasa ini Citizen journalism mempunyai banyak peran dan fungsi. Citizen journalism berperan sebagai wadah bagi public untuk berpartisipasi dalam menyebarkan berita dan informasi. Partisipasi itu terlihat dengan memberikan komentar tentang suatu berita, blog, foto, video, dan berita lokal yang biasanya tidak ada di media massa nasional.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Citizen journalism juga memberikan kebebasan bagi public untuk bebas menyajikan informasi dan berita. Selain untuk berbagi masalah dan keluhan citizen journalism juga berperan mencipatakan hubungan digital antar manusia di dunia untuk saling membantu memecahkan masalah masing-masing&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Di Indonesia sendiri citizen journalism sendiri sudah mulai berkembang, ini di dukung dengan banyaknya situs-situs dari luar yang merangsang masyarakat untuk menerapkan citizen journalism seperti situs yang menyediakan fasilitas blog gratis untuk siapapun. Selain itu banyak juga situs penyedia jasa membuat website gratis.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Citizen journalism mulai dapat diterima oleh masyarakat karena kemudahan akses internet sehingga setiap orang bisa meng-upload informasi. Program-program untuk citizen journalism sangat mudah untuk dipelajari. Berbagai media juga membuka kesempatan bagi citizen journalism untuk berkembang.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kekuatan citizen journalism di Indonesia adalah adanya kebebasan berbicara (memberikan informasi dan aspirasi public) yang mendukung demokrasi sebagai system pemerintahan Indonesia. Setiap orang memiliki hak untuk memberikan kritik, informasi, opini dan saran dengan bebas tanpa harus takut terjerat hukum.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Selain itu kekuatan dari citizen journalism yaitu mengalahkan media massa lain dalam hal aktualitas. Contoh yang paling nyata adalah blog perezhilton.com dimana informasi selebritis dan hiburan bisa lebih cepat dari E! entertainment news yang ditayangkan di televisi.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Namun dibalik kekuatan yang dimiliki citizen journalism justru menjadi kelemahan untuk citizen journalism. Masyarakat Indonesia bisa menyalahgunakan kebebasan yang diberikan untuk hal yang semena mena seperti menyebarkan pornografi, penghinaan, berita bohong dan berita lainnya yang sifatnya negative, tidak etis dan melanggar hukum.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kelemahan ini mendukung adanya kelemahan lain yaitu, tidak ada aturan atau kode etik yang mengatur mengenai citizen journalism. Dengan adanya citizen journalism kebebasan arus informasi jadi tidak terkontrol karena tidak ada batasan apakah informasi tersebut boleh disebar luaskan.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tantangan terbesar yang dihadapi oleh citizen journalism adalah persaingan dengan media lain dalam hal kredibilitas. Media yang muncul terlebih dahulu lebih dipercaya oleh public dibanding situs atau blog baru, apalagi citizen journalism ditulis oleh public biasa bukan professional journalist.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tantangan lain yang harus dihadapi oleh citizen journalism adalah sulitnya mengumpulkan masa untuk membaca berita dan informasi yang dihasilkan citizen journalism karena sulitnya masyarakat pedalaman dan masyarakat ekonomi kelas bawah dalam mengakses internet.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Blogger merupakan salah satu bentuk dari citizen journalism, namun citizen journalism tidak dapat disamakan dengan pers atau wartawan(civic journalist). Pertama mereka bukanlah seorang professional jurnalis, mereka hanya menulis berita sesuai dengan informasi yang didapat dan keinginan mereka, tidak seperti professional jurnalis yang tidak hanya sekedar mencari tapi juga melakukan klarifikasi informasi. Pers professional memiliki tanggung jawab sosial yang besar karena berita yang disebar luaskan harus dapat dipertanggung jawabkan kepada public, sehingga harus melalui tahap-tahap seperti verifikasi kebenaran informasi.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Akan tetapi berbeda dengan civic journalis, citizen journalism bekerja tanpa menggunakan kode etik dan undang-undang pers. Sehingga tidak ada sanksi yang jelas bagi citizen journalism yang melanggar hukum karena sulit untuk melacak penulisnya.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Jadi secara keseluruhan citizen journalism merupakan wadah baru bagi public untuk mendapatkan informasi juga berpartisipasi dalam menyampaikan informasi kepada public. Terlepas dari segala kelemahan dan kelebihannya citicen journalism berkembang pesat di dunia dan Indonesia. Citizen journalism sudah menjadi bagian dari masyarakat informasi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7345853947022971198-8269669341022320914?l=jurnalislamongan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/feeds/8269669341022320914/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7345853947022971198&amp;postID=8269669341022320914' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/8269669341022320914'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/8269669341022320914'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/2008/04/citizen-journalism-mewabahi-dunia.html' title='Citizen Journalism Mewabahi Dunia'/><author><name>ekonik3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15141947812025666671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/SGtcp6fs9QI/AAAAAAAAAJw/i6DvYN15TP0/S220/13-11-05_0842.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7345853947022971198.post-4220764960177616882</id><published>2008-03-05T21:59:00.001-08:00</published><updated>2009-01-20T22:35:44.833-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lamongan'/><title type='text'>Wartawan Ditengah Banjir</title><content type='html'>&lt;span style="color:#000000;"&gt;Bencana banjir untuk kali ke tiga menyatroni kawasan pemukiman warga. Di kecamatan Laren, sepuluh desa terendam banjir. Tiga desa diantaranya terisolir. Tiga deas tersebut adalah desa Jabung, desa Gelap dan desa Dateng.&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br/&gt;&lt;div style="text-align:justify;color:#cccccc;"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;hampir tiap hari di daerah banjir tersebut, selalu di jumpai wartawan diantara warga(wartawan bodrek tidak pernah kelihatan). Wartawan cetak maupun elektronik dengan telaten mengikuti perkembangan banjir. Otakpun terus diputar untuk mengambil sudut pandang yang berbeda dengan hari kemarin.&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;br/&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#000000;"&gt;Pemberitaan demi pemberitaanpun sampai pada masyarakat luas. Berbagai dampak sosial banjir kemudian memunculkan kepedualian (bagi yang peduli). namun banyak juga yang justru cuek dengan penderitaan saudara-saudaranya. Pertanyaan yang selalu diucapkan korban banjir kepada wartawan adalah "mau dikasih uang ya mas...?" atau justru umpatan "diliput terus tapi tidak pernah dikasih bantuan!."  apapun perkataan mereka, merupakan sebuah ekspresi dari warga yang menderita. wartawan dianggap sebagai sosok yang paling dekat dengan bencana, wartawan kerap dipandang sebagai sosok penolong. benarkah?&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;br/&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#000000;"&gt;di dalam situasi banjir seperti ini, peranan pers hanya satu,  yakni sebagai lembaga yang memberikan informasi. Memberitakan perkembangan banjir, memberitakan kendala dan kesulitan hidup korban banjir, serta mendorong pihak yang berwenang untuk segera mengatasi masalah banjir.&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;br/&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#000000;"&gt;namun dilain sisi, beberapa wartawan juga menjadikan banjir sebagai lahan basah untuk meningkatkan produktifitas. Terjadilah berita yang bombastis dan cenderung dibesar-besarkan. Komplain, bahkan somasi kerap dilayangkan pihak-pihak yang dirugikan.&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;br/&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#000000;"&gt;Semua itu adalah dinamika pekerja pers di saat banjir datang....namun yang harus diperhatikan adalah bagaimana pers menempatkan diri sebagai lembaga kontrol dan setia pada tempatnya;  independen. (kid)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7345853947022971198-4220764960177616882?l=jurnalislamongan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/feeds/4220764960177616882/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7345853947022971198&amp;postID=4220764960177616882' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/4220764960177616882'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/4220764960177616882'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/2008/03/wartawan-ditengah-banjir_05.html' title='Wartawan Ditengah Banjir'/><author><name>ekonik3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15141947812025666671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/SGtcp6fs9QI/AAAAAAAAAJw/i6DvYN15TP0/S220/13-11-05_0842.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7345853947022971198.post-6512541506706102214</id><published>2008-03-05T21:59:00.000-08:00</published><updated>2009-01-20T22:35:18.842-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lamongan'/><title type='text'>Wartawan Ditengah Banjir</title><content type='html'>&lt;span style="color:#000000;"&gt;Bencana banjir untuk kali ke tiga menyatroni kawasan pemukiman warga. Di kecamatan Laren, sepuluh desa terendam banjir. Tiga desa diantaranya terisolir. Tiga deas tersebut adalah desa Jabung, desa Gelap dan desa Dateng.&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br/&gt;&lt;div style="text-align:justify;color:#cccccc;"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;hampir tiap hari di daerah banjir tersebut, selalu di jumpai wartawan diantara warga(wartawan bodrek tidak pernah kelihatan). Wartawan cetak maupun elektronik dengan telaten mengikuti perkembangan banjir. Otakpun terus diputar untuk mengambil sudut pandang yang berbeda dengan hari kemarin.&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;br/&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#000000;"&gt;Pemberitaan demi pemberitaanpun sampai pada masyarakat luas. Berbagai dampak sosial banjir kemudian memunculkan kepedualian (bagi yang peduli). namun banyak juga yang justru cuek dengan penderitaan saudara-saudaranya. Pertanyaan yang selalu diucapkan korban banjir kepada wartawan adalah "mau dikasih uang ya mas...?" atau justru umpatan "diliput terus tapi tidak pernah dikasih bantuan!."  apapun perkataan mereka, merupakan sebuah ekspresi dari warga yang menderita. wartawan dianggap sebagai sosok yang paling dekat dengan bencana, wartawan kerap dipandang sebagai sosok penolong. benarkah?&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;br/&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#000000;"&gt;di dalam situasi banjir seperti ini, peranan pers hanya satu,  yakni sebagai lembaga yang memberikan informasi. Memberitakan perkembangan banjir, memberitakan kendala dan kesulitan hidup korban banjir, serta mendorong pihak yang berwenang untuk segera mengatasi masalah banjir.&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;br/&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#000000;"&gt;namun dilain sisi, beberapa wartawan juga menjadikan banjir sebagai lahan basah untuk meningkatkan produktifitas. Terjadilah berita yang bombastis dan cenderung dibesar-besarkan. Komplain, bahkan somasi kerap dilayangkan pihak-pihak yang dirugikan.&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;br/&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#000000;"&gt;Semua itu adalah dinamika pekerja pers di saat banjir datang....namun yang harus diperhatikan adalah bagaimana pers menempatkan diri sebagai lembaga kontrol dan setia pada tempatnya;  independen. (kid)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7345853947022971198-6512541506706102214?l=jurnalislamongan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/feeds/6512541506706102214/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7345853947022971198&amp;postID=6512541506706102214' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/6512541506706102214'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/6512541506706102214'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/2008/03/wartawan-ditengah-banjir.html' title='Wartawan Ditengah Banjir'/><author><name>ekonik3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15141947812025666671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/SGtcp6fs9QI/AAAAAAAAAJw/i6DvYN15TP0/S220/13-11-05_0842.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7345853947022971198.post-6206066729303549410</id><published>2008-02-27T17:11:00.001-08:00</published><updated>2009-01-20T22:35:44.806-08:00</updated><title type='text'>Republik Banjir</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/R93QgE3-ygI/AAAAAAAAAGQ/Y2unRzhVxR8/s1600-h/REPUBLIK+BANJIR.JPG"&gt;&lt;img class="alignleft" style="display:block;text-align:center;cursor:pointer;margin:0 auto 10px;" src="http://bp1.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/R93QgE3-ygI/AAAAAAAAAGQ/Y2unRzhVxR8/s320/REPUBLIK+BANJIR.JPG" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Sejak akhir Desember 2007 hingga kini, sebagian wilayah Indonesia masih saja tergenang oleh banjir. Tidak hanya daerah langganan banjir saja yang menjadi sasaran, daerah yang sebelumnya aman dari banjir juga tak luput dari genangan air.&lt;/span&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;div style="text-align:justify;color:#ffffcc;"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Di Lamongan, banjir terbesar terjadi pada tahun 1994, atau 14 tahun yang lalu.  namun pada akhir Desember 2007, banjir besar kembali  menyatroni sebagian wilayah Lamongan. Ironisnya,  pada banjir kali ini, Lamongan (khususnya wilayah Kecamatan Laren) menjadi korban dari jebolnya tanggul bengawan solo di wilayah Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban.&lt;br/&gt;Setidaknya belasan desa terendam dan lima diantaranya terisolir. Banjir tersebut mulai surut, setelah lebih dari dua pekan menggenangi pemukiman warga. Meski pemukiman telah terbebas dari banjir, namun sawah dan tambak milik warga hingga kini masih tergenang air. Akibatnya, para petani dan petambak gagal panen. Kerugian yang ditimbulkanpun tidak sedikit. Ditaksir mencapai milyaran rupiah. Sementara seorang warga hilang dan dua diantaranya meninggal dunia akibat terseret banjir.&lt;br/&gt;Kini ancaman banjir mulai datang lagi. Derasnya air kiriman dari hulu bengawan solo kembali menjebol tanggul di daerah Tuban. Beberapa desa di Kecamatan Widang yang berbatasan dengan Kecamatan Laren sudah terendam. kini warga di wilayah Laren harus mewaspadai datangnya air banjir tersebut.&lt;br/&gt;Banjir bukan sebatas musibah yang datang begitu saja. Jika ditelaah ada beberapa faktor yang menyebabkan banjir, diantaranya kerakusan manusia membabat hutan. meningkatnya volume air laut akibat global warming atau pemanasan global, serta minimnya kesadaran untuk merawat bengawan solo.&lt;br/&gt;Di lain sisi,  banjir juga  menjadi sebuah kebijakan pemerataan  sosial.  Semula, antara juragan tambak dan para kulinya jauh berbeda. Namun dengan adanya banjir, seolah semua manusia sama. Si kaya rumahnya tergenang air dan harus makan dari  bantuan para relawan. Tidurpun sama-sama di tempat pengungsian. Si miskin pendapatnya jauh lebih  baik karena tambak yang tergenang air, membuat ikan-ikan juragan lepas dan masuk pada jaring-jaring yang mereka pasang.&lt;br/&gt;Banjir merupakan sebuah sistem yang bisa jadi diciptakan oleh tuhan untuk mengingatkan manusia. Mengingatkan akan adanya tuhan yang mengatur semesta alam, mengingatkan untuk selalu menjaga kelestarian lingkungan dan mengingatkan agar manusia jangan takabur karena masih kalah dengan air.&lt;br/&gt;Apa yang terjadi di Lamongan ini, hanya sebagian kecil dari potret Indonesia belakangan ini. banyak yang menyebut indonesia menjadi Republik Banjir jika musim penghujan tiba. Bagi para jurnalis, apapun situasinya, berita tetaplah berita...(tim)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7345853947022971198-6206066729303549410?l=jurnalislamongan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/feeds/6206066729303549410/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7345853947022971198&amp;postID=6206066729303549410' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/6206066729303549410'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/6206066729303549410'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/2008/02/republik-banjir_27.html' title='Republik Banjir'/><author><name>ekonik3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15141947812025666671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/SGtcp6fs9QI/AAAAAAAAAJw/i6DvYN15TP0/S220/13-11-05_0842.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/R93QgE3-ygI/AAAAAAAAAGQ/Y2unRzhVxR8/s72-c/REPUBLIK+BANJIR.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7345853947022971198.post-7995037713664546951</id><published>2008-02-27T17:11:00.000-08:00</published><updated>2009-01-20T22:35:18.824-08:00</updated><title type='text'>Republik Banjir</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/R93QgE3-ygI/AAAAAAAAAGQ/Y2unRzhVxR8/s1600-h/REPUBLIK+BANJIR.JPG"&gt;&lt;img class="alignleft" style="display:block;text-align:center;cursor:pointer;margin:0 auto 10px;" src="http://bp1.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/R93QgE3-ygI/AAAAAAAAAGQ/Y2unRzhVxR8/s320/REPUBLIK+BANJIR.JPG" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Sejak akhir Desember 2007 hingga kini, sebagian wilayah Indonesia masih saja tergenang oleh banjir. Tidak hanya daerah langganan banjir saja yang menjadi sasaran, daerah yang sebelumnya aman dari banjir juga tak luput dari genangan air.&lt;/span&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;div style="text-align:justify;color:#ffffcc;"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Di Lamongan, banjir terbesar terjadi pada tahun 1994, atau 14 tahun yang lalu.  namun pada akhir Desember 2007, banjir besar kembali  menyatroni sebagian wilayah Lamongan. Ironisnya,  pada banjir kali ini, Lamongan (khususnya wilayah Kecamatan Laren) menjadi korban dari jebolnya tanggul bengawan solo di wilayah Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban.&lt;br/&gt;Setidaknya belasan desa terendam dan lima diantaranya terisolir. Banjir tersebut mulai surut, setelah lebih dari dua pekan menggenangi pemukiman warga. Meski pemukiman telah terbebas dari banjir, namun sawah dan tambak milik warga hingga kini masih tergenang air. Akibatnya, para petani dan petambak gagal panen. Kerugian yang ditimbulkanpun tidak sedikit. Ditaksir mencapai milyaran rupiah. Sementara seorang warga hilang dan dua diantaranya meninggal dunia akibat terseret banjir.&lt;br/&gt;Kini ancaman banjir mulai datang lagi. Derasnya air kiriman dari hulu bengawan solo kembali menjebol tanggul di daerah Tuban. Beberapa desa di Kecamatan Widang yang berbatasan dengan Kecamatan Laren sudah terendam. kini warga di wilayah Laren harus mewaspadai datangnya air banjir tersebut.&lt;br/&gt;Banjir bukan sebatas musibah yang datang begitu saja. Jika ditelaah ada beberapa faktor yang menyebabkan banjir, diantaranya kerakusan manusia membabat hutan. meningkatnya volume air laut akibat global warming atau pemanasan global, serta minimnya kesadaran untuk merawat bengawan solo.&lt;br/&gt;Di lain sisi,  banjir juga  menjadi sebuah kebijakan pemerataan  sosial.  Semula, antara juragan tambak dan para kulinya jauh berbeda. Namun dengan adanya banjir, seolah semua manusia sama. Si kaya rumahnya tergenang air dan harus makan dari  bantuan para relawan. Tidurpun sama-sama di tempat pengungsian. Si miskin pendapatnya jauh lebih  baik karena tambak yang tergenang air, membuat ikan-ikan juragan lepas dan masuk pada jaring-jaring yang mereka pasang.&lt;br/&gt;Banjir merupakan sebuah sistem yang bisa jadi diciptakan oleh tuhan untuk mengingatkan manusia. Mengingatkan akan adanya tuhan yang mengatur semesta alam, mengingatkan untuk selalu menjaga kelestarian lingkungan dan mengingatkan agar manusia jangan takabur karena masih kalah dengan air.&lt;br/&gt;Apa yang terjadi di Lamongan ini, hanya sebagian kecil dari potret Indonesia belakangan ini. banyak yang menyebut indonesia menjadi Republik Banjir jika musim penghujan tiba. Bagi para jurnalis, apapun situasinya, berita tetaplah berita...(tim)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7345853947022971198-7995037713664546951?l=jurnalislamongan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/feeds/7995037713664546951/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7345853947022971198&amp;postID=7995037713664546951' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/7995037713664546951'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/7995037713664546951'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/2008/02/republik-banjir.html' title='Republik Banjir'/><author><name>ekonik3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15141947812025666671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/SGtcp6fs9QI/AAAAAAAAAJw/i6DvYN15TP0/S220/13-11-05_0842.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/R93QgE3-ygI/AAAAAAAAAGQ/Y2unRzhVxR8/s72-c/REPUBLIK+BANJIR.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7345853947022971198.post-8235458249729511093</id><published>2008-02-26T00:42:00.001-08:00</published><updated>2009-01-20T22:35:44.780-08:00</updated><title type='text'>JURU WARTO FC</title><content type='html'>&lt;div style="text-align:center;"&gt;&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/R8PUVDImAGI/AAAAAAAAAEU/kIb_CON3jec/s1600-h/Team+Juru+Warto+1.JPG"&gt;&lt;img style="display:block;text-align:center;cursor:pointer;margin:0 auto 10px;" src="http://bp3.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/R8PUVDImAGI/AAAAAAAAAEU/kIb_CON3jec/s400/Team+Juru+Warto+1.JPG" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight:bold;color:rgb(51, 51, 255);font-family:times new roman;font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:rgb(255, 255, 0);"&gt;SIAP TANDING, SIAPA LAWAN???&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7345853947022971198-8235458249729511093?l=jurnalislamongan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/feeds/8235458249729511093/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7345853947022971198&amp;postID=8235458249729511093' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/8235458249729511093'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/8235458249729511093'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/2008/02/juru-warto-fc_26.html' title='JURU WARTO FC'/><author><name>ekonik3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15141947812025666671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/SGtcp6fs9QI/AAAAAAAAAJw/i6DvYN15TP0/S220/13-11-05_0842.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/R8PUVDImAGI/AAAAAAAAAEU/kIb_CON3jec/s72-c/Team+Juru+Warto+1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7345853947022971198.post-6852708666805339296</id><published>2008-02-26T00:42:00.000-08:00</published><updated>2009-01-20T22:35:18.808-08:00</updated><title type='text'>JURU WARTO FC</title><content type='html'>&lt;div style="text-align:center;"&gt;&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/R8PUVDImAGI/AAAAAAAAAEU/kIb_CON3jec/s1600-h/Team+Juru+Warto+1.JPG"&gt;&lt;img style="display:block;text-align:center;cursor:pointer;margin:0 auto 10px;" src="http://bp3.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/R8PUVDImAGI/AAAAAAAAAEU/kIb_CON3jec/s400/Team+Juru+Warto+1.JPG" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight:bold;color:rgb(51, 51, 255);font-family:times new roman;font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:rgb(255, 255, 0);"&gt;SIAP TANDING, SIAPA LAWAN???&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7345853947022971198-6852708666805339296?l=jurnalislamongan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/feeds/6852708666805339296/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7345853947022971198&amp;postID=6852708666805339296' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/6852708666805339296'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/6852708666805339296'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/2008/02/juru-warto-fc.html' title='JURU WARTO FC'/><author><name>ekonik3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15141947812025666671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/SGtcp6fs9QI/AAAAAAAAAJw/i6DvYN15TP0/S220/13-11-05_0842.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/R8PUVDImAGI/AAAAAAAAAEU/kIb_CON3jec/s72-c/Team+Juru+Warto+1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7345853947022971198.post-7851163429394020495</id><published>2008-02-25T21:45:00.001-08:00</published><updated>2009-01-20T22:35:44.752-08:00</updated><title type='text'>Elemen Penting Pers Lamongan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align:justify;"&gt;&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/R8OpPDImAFI/AAAAAAAAAEM/TWVI7eSSeXE/s1600-h/Tarno.jpg"&gt;&lt;img style="float:left;cursor:pointer;margin:0 10px 10px 0;" src="http://bp3.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/R8OpPDImAFI/AAAAAAAAAEM/TWVI7eSSeXE/s200/Tarno.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;Aktivitas pers di Lamongan, mungkin tidak akan bisa berjalan lancar, tanpa kehadiran sosok pembantu yang kerap dipanggil Tarno..dia adalah pembantu umum di balai wartawan Lamongan yang mendedikasikan seluruh waktunya untuk meringankan kerja wartawan Lamongan. Bapak satu anak ini selalu menjadi pelayan disaat-saat penting. mulai dari kirim naskah ke warnet, hingga kirim kaset liputan wartawan televisi ke bironya masing-masing.&lt;/span&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt; Namun Tarno seringkali dianggap sebelah mata. Banyak yang masih saja memperlakukan tarno seperti manusia yang tidak berguna. caci, maki, serta umpatan seringkali terlontar dari teman-teman wartawan yang notabene memanfaatkan jasanya...&lt;/span&gt;&lt;br/&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt; Pada peringatan hari pers nasional (HPN) dua tahun yang lalu, tarno telah diberi sebuah penghargaan khusus. namun penghargaan tersebut masih tidak sebanding dengan pengabdiannya selama ini...secara tidak langsung, Tarno adalah saksi sejarah perkembangan Pers di Lamongan. (kid)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7345853947022971198-7851163429394020495?l=jurnalislamongan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/feeds/7851163429394020495/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7345853947022971198&amp;postID=7851163429394020495' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/7851163429394020495'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/7851163429394020495'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/2008/02/elemen-penting-pers-lamongan_25.html' title='Elemen Penting Pers Lamongan'/><author><name>ekonik3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15141947812025666671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/SGtcp6fs9QI/AAAAAAAAAJw/i6DvYN15TP0/S220/13-11-05_0842.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/R8OpPDImAFI/AAAAAAAAAEM/TWVI7eSSeXE/s72-c/Tarno.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7345853947022971198.post-2267027198058040207</id><published>2008-02-25T21:45:00.000-08:00</published><updated>2009-01-20T22:35:18.793-08:00</updated><title type='text'>Elemen Penting Pers Lamongan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align:justify;"&gt;&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/R8OpPDImAFI/AAAAAAAAAEM/TWVI7eSSeXE/s1600-h/Tarno.jpg"&gt;&lt;img style="float:left;cursor:pointer;margin:0 10px 10px 0;" src="http://bp3.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/R8OpPDImAFI/AAAAAAAAAEM/TWVI7eSSeXE/s200/Tarno.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;Aktivitas pers di Lamongan, mungkin tidak akan bisa berjalan lancar, tanpa kehadiran sosok pembantu yang kerap dipanggil Tarno..dia adalah pembantu umum di balai wartawan Lamongan yang mendedikasikan seluruh waktunya untuk meringankan kerja wartawan Lamongan. Bapak satu anak ini selalu menjadi pelayan disaat-saat penting. mulai dari kirim naskah ke warnet, hingga kirim kaset liputan wartawan televisi ke bironya masing-masing.&lt;/span&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt; Namun Tarno seringkali dianggap sebelah mata. Banyak yang masih saja memperlakukan tarno seperti manusia yang tidak berguna. caci, maki, serta umpatan seringkali terlontar dari teman-teman wartawan yang notabene memanfaatkan jasanya...&lt;/span&gt;&lt;br/&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt; Pada peringatan hari pers nasional (HPN) dua tahun yang lalu, tarno telah diberi sebuah penghargaan khusus. namun penghargaan tersebut masih tidak sebanding dengan pengabdiannya selama ini...secara tidak langsung, Tarno adalah saksi sejarah perkembangan Pers di Lamongan. (kid)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7345853947022971198-2267027198058040207?l=jurnalislamongan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/feeds/2267027198058040207/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7345853947022971198&amp;postID=2267027198058040207' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/2267027198058040207'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/2267027198058040207'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/2008/02/elemen-penting-pers-lamongan.html' title='Elemen Penting Pers Lamongan'/><author><name>ekonik3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15141947812025666671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/SGtcp6fs9QI/AAAAAAAAAJw/i6DvYN15TP0/S220/13-11-05_0842.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/R8OpPDImAFI/AAAAAAAAAEM/TWVI7eSSeXE/s72-c/Tarno.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7345853947022971198.post-9165165486457906602</id><published>2008-02-25T19:33:00.001-08:00</published><updated>2009-01-20T22:35:44.723-08:00</updated><title type='text'>Abad Baru Telah Lahir</title><content type='html'>&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;img class="alignleft" style="float:left;" src="http://jurnalislamongan.files.wordpress.com/2008/05/wakhid-2-20085.jpg" alt="" width="129" height="176" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Rene De Clerq, seorang pujangga asal prancis pernah mengatakan, "abad baru telah lahir, namun ia menemukan generasi kerdil...." ungkapan tersebut kini semakin nyata di hadapan kita. sebuah peradaban manusia yang besar dan belum ada sebelumnya, menjadi sesuatu yang nampak di depan mata kita. Kekerdilan moral manusia semakin mencuat diantara ketatnya persaingan hidup. Kami jurnalis lamongan, tidak ingin menjadi bagian generasi kerdil, kami ingin menjadi sebuah generasi pembaharu dalam abad besar ini...Banyak tantangan, hambatan dan banyak faktor sistem yang menjadi belenggu pembaharuan. Namun kami coba untuk membuktikan, bahwa kami adalah para jurnalis yang Independen dan sekali lagi, bukan bagian dari generasi kerdil !!. (kid)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7345853947022971198-9165165486457906602?l=jurnalislamongan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/feeds/9165165486457906602/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7345853947022971198&amp;postID=9165165486457906602' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/9165165486457906602'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/9165165486457906602'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/2008/02/abad-baru-telah-lahir_25.html' title='Abad Baru Telah Lahir'/><author><name>ekonik3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15141947812025666671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/SGtcp6fs9QI/AAAAAAAAAJw/i6DvYN15TP0/S220/13-11-05_0842.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7345853947022971198.post-8657391161670914502</id><published>2008-02-25T19:33:00.000-08:00</published><updated>2009-01-20T22:35:18.779-08:00</updated><title type='text'>Abad Baru Telah Lahir</title><content type='html'>&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;img class="alignleft" style="float:left;" src="http://jurnalislamongan.files.wordpress.com/2008/05/wakhid-2-20085.jpg" alt="" width="129" height="176" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Rene De Clerq, seorang pujangga asal prancis pernah mengatakan, "abad baru telah lahir, namun ia menemukan generasi kerdil...." ungkapan tersebut kini semakin nyata di hadapan kita. sebuah peradaban manusia yang besar dan belum ada sebelumnya, menjadi sesuatu yang nampak di depan mata kita. Kekerdilan moral manusia semakin mencuat diantara ketatnya persaingan hidup. Kami jurnalis lamongan, tidak ingin menjadi bagian generasi kerdil, kami ingin menjadi sebuah generasi pembaharu dalam abad besar ini...Banyak tantangan, hambatan dan banyak faktor sistem yang menjadi belenggu pembaharuan. Namun kami coba untuk membuktikan, bahwa kami adalah para jurnalis yang Independen dan sekali lagi, bukan bagian dari generasi kerdil !!. (kid)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7345853947022971198-8657391161670914502?l=jurnalislamongan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/feeds/8657391161670914502/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7345853947022971198&amp;postID=8657391161670914502' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/8657391161670914502'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/8657391161670914502'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/2008/02/abad-baru-telah-lahir.html' title='Abad Baru Telah Lahir'/><author><name>ekonik3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15141947812025666671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/SGtcp6fs9QI/AAAAAAAAAJw/i6DvYN15TP0/S220/13-11-05_0842.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7345853947022971198.post-3891414818852829844</id><published>2008-02-25T19:13:00.001-08:00</published><updated>2009-01-20T22:35:44.691-08:00</updated><title type='text'>Dikejar Deadline !!!</title><content type='html'>&lt;div style="font-weight:bold;font-family:trebuchet ms;text-align:justify;"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/R8YxujImAQI/AAAAAAAAAFo/jUXu99IcZQ0/s1600-h/DVC00016.JPG"&gt;&lt;img style="float:left;cursor:pointer;margin:0 10px 10px 0;" src="http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/R8YxujImAQI/AAAAAAAAAFo/jUXu99IcZQ0/s200/DVC00016.JPG" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Deadline merupakan harga mati. Sulitnya medan liputan tak  bisa menawar kata yang satu ini. Makanya reporter tv yang  wilayah liputanya di daerah, sering kali tak bisa menghela nafas sedikitpun bila sudah dikejar deadline. Lebih parahnya lagi, sang korda  ga mau tahu tingkat kesulitan anak buahnya di lapangan, bahkan ban kempespun ga bisa mentolelir. Akhirnya jurus pamungkaspun dikeluarkan..........HP DIMATIIN...(kom)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7345853947022971198-3891414818852829844?l=jurnalislamongan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/feeds/3891414818852829844/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7345853947022971198&amp;postID=3891414818852829844' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/3891414818852829844'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/3891414818852829844'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/2008/02/dikejar-deadline_25.html' title='Dikejar Deadline !!!'/><author><name>ekonik3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15141947812025666671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/SGtcp6fs9QI/AAAAAAAAAJw/i6DvYN15TP0/S220/13-11-05_0842.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/R8YxujImAQI/AAAAAAAAAFo/jUXu99IcZQ0/s72-c/DVC00016.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7345853947022971198.post-4856512558394858627</id><published>2008-02-25T19:13:00.000-08:00</published><updated>2009-01-20T22:35:18.764-08:00</updated><title type='text'>Dikejar Deadline !!!</title><content type='html'>&lt;div style="font-weight:bold;font-family:trebuchet ms;text-align:justify;"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/R8YxujImAQI/AAAAAAAAAFo/jUXu99IcZQ0/s1600-h/DVC00016.JPG"&gt;&lt;img style="float:left;cursor:pointer;margin:0 10px 10px 0;" src="http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/R8YxujImAQI/AAAAAAAAAFo/jUXu99IcZQ0/s200/DVC00016.JPG" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Deadline merupakan harga mati. Sulitnya medan liputan tak  bisa menawar kata yang satu ini. Makanya reporter tv yang  wilayah liputanya di daerah, sering kali tak bisa menghela nafas sedikitpun bila sudah dikejar deadline. Lebih parahnya lagi, sang korda  ga mau tahu tingkat kesulitan anak buahnya di lapangan, bahkan ban kempespun ga bisa mentolelir. Akhirnya jurus pamungkaspun dikeluarkan..........HP DIMATIIN...(kom)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7345853947022971198-4856512558394858627?l=jurnalislamongan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/feeds/4856512558394858627/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7345853947022971198&amp;postID=4856512558394858627' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/4856512558394858627'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/4856512558394858627'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/2008/02/dikejar-deadline.html' title='Dikejar Deadline !!!'/><author><name>ekonik3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15141947812025666671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/SGtcp6fs9QI/AAAAAAAAAJw/i6DvYN15TP0/S220/13-11-05_0842.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/R8YxujImAQI/AAAAAAAAAFo/jUXu99IcZQ0/s72-c/DVC00016.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7345853947022971198.post-7306465584148430559</id><published>2008-02-25T19:02:00.001-08:00</published><updated>2009-01-20T22:35:44.653-08:00</updated><title type='text'>Siaran,Siaran dan Siaran.................</title><content type='html'>&lt;div style="text-align:justify;font-weight:bold;font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/R8UM7TImANI/AAAAAAAAAFQ/GmCpe1P6owg/s1600-h/hayi.JPG"&gt;&lt;img style="float:right;cursor:pointer;margin:0 0 10px 10px;" src="http://bp2.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/R8UM7TImANI/AAAAAAAAAFQ/GmCpe1P6owg/s200/hayi.JPG" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#000000;"&gt;Menjadi seorang reporter radio cukup menyenangkan, berbagai peristiwa dapat kita laporkan secara langsung dari lokasi kejadian, tidak itu saja, kita juga banyak kenal dengan orang dari berbagai lapisan, mulai dari pejabat sampai penjahat... lho kok ,!!!!!!!!!!!!!. tetapi terlepas dari itu  seorang reporter radio adalah pekerjaan yang cukup mulia dimata masyarakat maupun Tuhan ????  ada  peristiwa bagus  segera hubungi saya.....he..he..he..( har )&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7345853947022971198-7306465584148430559?l=jurnalislamongan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/feeds/7306465584148430559/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7345853947022971198&amp;postID=7306465584148430559' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/7306465584148430559'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/7306465584148430559'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/2008/02/siaransiaran-dan-siaran_25.html' title='Siaran,Siaran dan Siaran.................'/><author><name>ekonik3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15141947812025666671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/SGtcp6fs9QI/AAAAAAAAAJw/i6DvYN15TP0/S220/13-11-05_0842.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/R8UM7TImANI/AAAAAAAAAFQ/GmCpe1P6owg/s72-c/hayi.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7345853947022971198.post-7199414102991339669</id><published>2008-02-25T19:02:00.000-08:00</published><updated>2009-01-20T22:35:18.732-08:00</updated><title type='text'>Siaran,Siaran dan Siaran.................</title><content type='html'>&lt;div style="text-align:justify;font-weight:bold;font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/R8UM7TImANI/AAAAAAAAAFQ/GmCpe1P6owg/s1600-h/hayi.JPG"&gt;&lt;img style="float:right;cursor:pointer;margin:0 0 10px 10px;" src="http://bp2.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/R8UM7TImANI/AAAAAAAAAFQ/GmCpe1P6owg/s200/hayi.JPG" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#000000;"&gt;Menjadi seorang reporter radio cukup menyenangkan, berbagai peristiwa dapat kita laporkan secara langsung dari lokasi kejadian, tidak itu saja, kita juga banyak kenal dengan orang dari berbagai lapisan, mulai dari pejabat sampai penjahat... lho kok ,!!!!!!!!!!!!!. tetapi terlepas dari itu  seorang reporter radio adalah pekerjaan yang cukup mulia dimata masyarakat maupun Tuhan ????  ada  peristiwa bagus  segera hubungi saya.....he..he..he..( har )&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7345853947022971198-7199414102991339669?l=jurnalislamongan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/feeds/7199414102991339669/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7345853947022971198&amp;postID=7199414102991339669' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/7199414102991339669'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/7199414102991339669'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/2008/02/siaransiaran-dan-siaran.html' title='Siaran,Siaran dan Siaran.................'/><author><name>ekonik3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15141947812025666671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/SGtcp6fs9QI/AAAAAAAAAJw/i6DvYN15TP0/S220/13-11-05_0842.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/R8UM7TImANI/AAAAAAAAAFQ/GmCpe1P6owg/s72-c/hayi.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7345853947022971198.post-1211591128782252913</id><published>2008-02-25T18:42:00.001-08:00</published><updated>2009-01-20T22:35:44.629-08:00</updated><title type='text'>Seorang Pemburu Berita</title><content type='html'>&lt;div style="text-align:justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/R8UO_jImAOI/AAAAAAAAAFY/ffPckZNG8xE/s1600-h/DVC00044.JPG"&gt;&lt;img style="float:right;cursor:pointer;margin:0 0 10px 10px;" src="http://bp3.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/R8UO_jImAOI/AAAAAAAAAFY/ffPckZNG8xE/s200/DVC00044.JPG" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#000000;"&gt;Nasib seorang stringer (kameramen), hari demi hari saya menulusuri di sepanjang  jalan (golek-golek ta lek...) untuk mencari berita, meski hujan, panas, aku tidak mengenal istilah lelah, bagiku kamera adalah istri keduaku. Sampai bisa- bisa menagis sambil berjalan(saknone rek...)&lt;br/&gt;nasib yang aku alami selama ini sangat pahit bagiku, tapi apa daya ini sudah takdirku menjadi setringer, semoga Allah memberikanku rezeki dan karir yang bagus  yang selama ini aku cari... amin 3x.(saf)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7345853947022971198-1211591128782252913?l=jurnalislamongan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/feeds/1211591128782252913/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7345853947022971198&amp;postID=1211591128782252913' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/1211591128782252913'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/1211591128782252913'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/2008/02/seorang-pemburu-berita_25.html' title='Seorang Pemburu Berita'/><author><name>ekonik3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15141947812025666671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/SGtcp6fs9QI/AAAAAAAAAJw/i6DvYN15TP0/S220/13-11-05_0842.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/R8UO_jImAOI/AAAAAAAAAFY/ffPckZNG8xE/s72-c/DVC00044.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7345853947022971198.post-1054465919044887947</id><published>2008-02-25T18:42:00.000-08:00</published><updated>2009-01-20T22:35:18.716-08:00</updated><title type='text'>Seorang Pemburu Berita</title><content type='html'>&lt;div style="text-align:justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/R8UO_jImAOI/AAAAAAAAAFY/ffPckZNG8xE/s1600-h/DVC00044.JPG"&gt;&lt;img style="float:right;cursor:pointer;margin:0 0 10px 10px;" src="http://bp3.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/R8UO_jImAOI/AAAAAAAAAFY/ffPckZNG8xE/s200/DVC00044.JPG" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#000000;"&gt;Nasib seorang stringer (kameramen), hari demi hari saya menulusuri di sepanjang  jalan (golek-golek ta lek...) untuk mencari berita, meski hujan, panas, aku tidak mengenal istilah lelah, bagiku kamera adalah istri keduaku. Sampai bisa- bisa menagis sambil berjalan(saknone rek...)&lt;br/&gt;nasib yang aku alami selama ini sangat pahit bagiku, tapi apa daya ini sudah takdirku menjadi setringer, semoga Allah memberikanku rezeki dan karir yang bagus  yang selama ini aku cari... amin 3x.(saf)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7345853947022971198-1054465919044887947?l=jurnalislamongan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/feeds/1054465919044887947/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7345853947022971198&amp;postID=1054465919044887947' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/1054465919044887947'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/1054465919044887947'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/2008/02/seorang-pemburu-berita.html' title='Seorang Pemburu Berita'/><author><name>ekonik3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15141947812025666671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/SGtcp6fs9QI/AAAAAAAAAJw/i6DvYN15TP0/S220/13-11-05_0842.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/R8UO_jImAOI/AAAAAAAAAFY/ffPckZNG8xE/s72-c/DVC00044.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7345853947022971198.post-393737234813311631</id><published>2008-02-25T18:34:00.001-08:00</published><updated>2009-01-20T22:35:44.607-08:00</updated><title type='text'>Saat Sepi Berita</title><content type='html'>&lt;div style="text-align:justify;"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/R8OlMTImABI/AAAAAAAAADs/BOEx-aewY7A/s1600-h/warung+es+dawet.jpg"&gt;&lt;img style="float:left;cursor:pointer;margin:0 10px 10px 0;" src="http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/R8OlMTImABI/AAAAAAAAADs/BOEx-aewY7A/s200/warung+es+dawet.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#000000;"&gt;Tidak setiap hari berita yang layak tayang atau layak muat bisa didapatkan. saat-saat sepi berita membuat tidak ada aktifitas rutin yang bisa diandalkan. sepi berita identik dengan kongkow-kongkow di warung kopinya yu yah, atau warung kopi cak soke di terminal...dilain sisi, kalo ga ada berita otomatis juga ga bakal gajian...apapun situasinya itulah jurnalis. Pekerja sosial yang produknya komersial...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7345853947022971198-393737234813311631?l=jurnalislamongan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/feeds/393737234813311631/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7345853947022971198&amp;postID=393737234813311631' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/393737234813311631'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/393737234813311631'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/2008/02/saat-sepi-berita_25.html' title='Saat Sepi Berita'/><author><name>ekonik3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15141947812025666671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/SGtcp6fs9QI/AAAAAAAAAJw/i6DvYN15TP0/S220/13-11-05_0842.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/R8OlMTImABI/AAAAAAAAADs/BOEx-aewY7A/s72-c/warung+es+dawet.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7345853947022971198.post-8454256061129167591</id><published>2008-02-25T18:34:00.000-08:00</published><updated>2009-01-20T22:35:18.699-08:00</updated><title type='text'>Saat Sepi Berita</title><content type='html'>&lt;div style="text-align:justify;"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/R8OlMTImABI/AAAAAAAAADs/BOEx-aewY7A/s1600-h/warung+es+dawet.jpg"&gt;&lt;img style="float:left;cursor:pointer;margin:0 10px 10px 0;" src="http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/R8OlMTImABI/AAAAAAAAADs/BOEx-aewY7A/s200/warung+es+dawet.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#000000;"&gt;Tidak setiap hari berita yang layak tayang atau layak muat bisa didapatkan. saat-saat sepi berita membuat tidak ada aktifitas rutin yang bisa diandalkan. sepi berita identik dengan kongkow-kongkow di warung kopinya yu yah, atau warung kopi cak soke di terminal...dilain sisi, kalo ga ada berita otomatis juga ga bakal gajian...apapun situasinya itulah jurnalis. Pekerja sosial yang produknya komersial...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7345853947022971198-8454256061129167591?l=jurnalislamongan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/feeds/8454256061129167591/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7345853947022971198&amp;postID=8454256061129167591' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/8454256061129167591'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/8454256061129167591'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/2008/02/saat-sepi-berita.html' title='Saat Sepi Berita'/><author><name>ekonik3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15141947812025666671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/SGtcp6fs9QI/AAAAAAAAAJw/i6DvYN15TP0/S220/13-11-05_0842.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/R8OlMTImABI/AAAAAAAAADs/BOEx-aewY7A/s72-c/warung+es+dawet.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7345853947022971198.post-223884231762163599</id><published>2008-02-22T22:00:00.001-08:00</published><updated>2009-01-20T22:35:44.560-08:00</updated><title type='text'>Keluh kesah</title><content type='html'>&lt;span style="color:rgb(51, 102, 255);font-weight:bold;"&gt;Ini adalah hasil coba-coba jurnalis lamongan membuat blog yang isinya keluh kesah jurnalis yang ada di Lamongan. Semuanya mungkin bisa dilihat sebagi keluhan atau juga bisa dilihat sebagai suka duka kami...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7345853947022971198-223884231762163599?l=jurnalislamongan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/feeds/223884231762163599/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7345853947022971198&amp;postID=223884231762163599' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/223884231762163599'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/223884231762163599'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/2008/02/keluh-kesah_22.html' title='Keluh kesah'/><author><name>ekonik3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15141947812025666671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/SGtcp6fs9QI/AAAAAAAAAJw/i6DvYN15TP0/S220/13-11-05_0842.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7345853947022971198.post-3659068725866714602</id><published>2008-02-22T22:00:00.000-08:00</published><updated>2009-01-20T22:35:18.671-08:00</updated><title type='text'>Keluh kesah</title><content type='html'>&lt;span style="color:rgb(51, 102, 255);font-weight:bold;"&gt;Ini adalah hasil coba-coba jurnalis lamongan membuat blog yang isinya keluh kesah jurnalis yang ada di Lamongan. Semuanya mungkin bisa dilihat sebagi keluhan atau juga bisa dilihat sebagai suka duka kami...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7345853947022971198-3659068725866714602?l=jurnalislamongan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/feeds/3659068725866714602/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7345853947022971198&amp;postID=3659068725866714602' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/3659068725866714602'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/3659068725866714602'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/2008/02/keluh-kesah.html' title='Keluh kesah'/><author><name>ekonik3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15141947812025666671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/SGtcp6fs9QI/AAAAAAAAAJw/i6DvYN15TP0/S220/13-11-05_0842.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7345853947022971198.post-7860177389288851960</id><published>2008-02-22T21:54:00.001-08:00</published><updated>2009-01-20T22:35:44.539-08:00</updated><title type='text'>JURNALIS LAMONGAN</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/R7-2WTIl_1I/AAAAAAAAAAY/ecOdadd1qnc/s1600-h/stavro+060305+s+-+Assassination+of+journalist+Samir+Kassir.jpg"&gt;&lt;img src="http://bp3.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/R7-2WTIl_1I/AAAAAAAAAAY/ecOdadd1qnc/s200/stavro+060305+s+-+Assassination+of+journalist+Samir+Kassir.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;SELAMAT DATANG DI BLOG JURNALIS LAMONGAN&lt;br /&gt;tempat curhat jurnalis Lamongan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7345853947022971198-7860177389288851960?l=jurnalislamongan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/feeds/7860177389288851960/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7345853947022971198&amp;postID=7860177389288851960' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/7860177389288851960'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/7860177389288851960'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/2008/02/jurnalis-lamongan_22.html' title='JURNALIS LAMONGAN'/><author><name>ekonik3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15141947812025666671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/SGtcp6fs9QI/AAAAAAAAAJw/i6DvYN15TP0/S220/13-11-05_0842.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/R7-2WTIl_1I/AAAAAAAAAAY/ecOdadd1qnc/s72-c/stavro+060305+s+-+Assassination+of+journalist+Samir+Kassir.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7345853947022971198.post-7426234928182197630</id><published>2008-02-22T21:54:00.000-08:00</published><updated>2009-01-20T22:35:18.656-08:00</updated><title type='text'>JURNALIS LAMONGAN</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/R7-2WTIl_1I/AAAAAAAAAAY/ecOdadd1qnc/s1600-h/stavro+060305+s+-+Assassination+of+journalist+Samir+Kassir.jpg"&gt;&lt;img src="http://bp3.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/R7-2WTIl_1I/AAAAAAAAAAY/ecOdadd1qnc/s200/stavro+060305+s+-+Assassination+of+journalist+Samir+Kassir.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;SELAMAT DATANG DI BLOG JURNALIS LAMONGAN&lt;br /&gt;tempat curhat jurnalis Lamongan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7345853947022971198-7426234928182197630?l=jurnalislamongan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/feeds/7426234928182197630/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7345853947022971198&amp;postID=7426234928182197630' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/7426234928182197630'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7345853947022971198/posts/default/7426234928182197630'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jurnalislamongan.blogspot.com/2008/02/jurnalis-lamongan.html' title='JURNALIS LAMONGAN'/><author><name>ekonik3</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15141947812025666671</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/SGtcp6fs9QI/AAAAAAAAAJw/i6DvYN15TP0/S220/13-11-05_0842.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_s8m9hOA2PTU/R7-2WTIl_1I/AAAAAAAAAAY/ecOdadd1qnc/s72-c/stavro+060305+s+-+Assassination+of+journalist+Samir+Kassir.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
